Radar Jember - Jember terus menegaskan diri sebagai rumah bersama untuk semua golongan yang ada.
Hal itu dikemukakan langsung Bupati Jember Muhammad Fawait saat bertemu umat Hindu di lokasi persembahyangan upacara Melasti, Pesisir Pantai Paseban, Kencong, Jember, Sabtu (22/11).
Kunjungan itu terintegrasi dalam rangkaian program Bunga Desaku Jilid 7 Kencong.
Tidak sekadar agenda formal, momen itu kian menegaskan bahwa kota berpenduduk 2,6 juta jiwa ini menjadi rumah besar semua golongan dan menjadi miniatur Indonesia.
"Jember mentasbihkan diri sebagai Miniature of Indonesia, maka kita harus menjadi rumah besar untuk semua golongan, semua suku, semua agama, yang ada di Indonesia," kata Gus Fawait, sapaan akrabnya, ditemui di lokasi.
Sejak awal, nuansa kehangatan terlihat saat rombongan bupati hadir.
Tak hanya dikawal TNI dan Polri, namun juga ada Ansor-Banser hingga Kokam Muhammadiyah.
"Dengan jumlah penduduk Jember yang besar, semua golongan ada, kita menjadi rumah besar semua organisasi yang sesuai dengan NKRI. Semua punya hak yang sama," bebernya.
Tak hanya silaturahmi, Gus Fawait juga mensosialisasikan terobosan pemkab yang telah membuka konektivitas udara dengan penerbangan ke Jakarta dan ke Bali.
Harapannya, mempermudah mobilitas umat Hindu, terutama dari Bali, yang kerap melakukan perjalanan spiritual ke Paseban atau ke kawasan Senduro di Lumajang.
"Harapannya, saudara kita dari Bali yang ingin melaksanakan persembahyangan atau wisata spiritual ke Paseban ataupun ke Senduro juga bisa terbang ke Jember, transit, dan melanjutkan perjalanan dengan lebih efisien," imbuhnya.
Ketua Pemangku Umat Hindu Jember, Jero Gede Miseno, mengatakan, menjelang Upacara Melasti pada Maret 2026 nanti, lokasi di Pesisir Paseban itu cukup sakral, rutin digunakan saat sebelum menyambut Hari Raya Nyepi.
Terlebih lokasi itu telah diamanatkan oleh para leluhur mereka.
"Umat Hindu dari Bali dan Banyuwangi (saat ke Lumajang) biasanya singgah ke Jember. Dan Paseban ini aksesnya bagus, harapan kita ini berkesinambungan, dan didukung sepenuhnya oleh Pemkab Jember (kaitan perizinananya)" pungkas Miseno. (mau/nur)
Editor : Imron Hidayatullahh