Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Jember Tegaskan Diri sebagai Miniatur Indonesia, Ditemani Ansor hingga Kokam, Gus Fawait Rangkul Umat Hindu di Paseban

Maulana RJ • Senin, 24 November 2025 | 14:05 WIB

HANGAT: Bupati Fawait saat berbicara di hadapan para umat Hindu saat silaturahmi bersama, di area persembahyangan Melasti, di Pantai Paseban, Kencong, Jember, saat Bunga Desaku jilid 7 Kencong, Sabtu
HANGAT: Bupati Fawait saat berbicara di hadapan para umat Hindu saat silaturahmi bersama, di area persembahyangan Melasti, di Pantai Paseban, Kencong, Jember, saat Bunga Desaku jilid 7 Kencong, Sabtu

Radar Jember - Jember terus menegaskan diri sebagai rumah bersama untuk semua golongan yang ada.

Hal itu dikemukakan langsung Bupati Jember Muhammad Fawait saat bertemu umat Hindu di lokasi persembahyangan upacara Melasti, Pesisir Pantai Paseban, Kencong, Jember, Sabtu (22/11).

Kunjungan itu terintegrasi dalam rangkaian program Bunga Desaku Jilid 7 Kencong.

Tidak sekadar agenda formal, momen itu kian menegaskan bahwa kota berpenduduk 2,6 juta jiwa ini menjadi rumah besar semua golongan dan menjadi miniatur Indonesia.

"Jember mentasbihkan diri sebagai Miniature of Indonesia, maka kita harus menjadi rumah besar untuk semua golongan, semua suku, semua agama, yang ada di Indonesia," kata Gus Fawait, sapaan akrabnya, ditemui di lokasi.

Sejak awal, nuansa kehangatan terlihat saat rombongan bupati hadir.

Tak hanya dikawal TNI dan Polri, namun juga ada Ansor-Banser hingga Kokam Muhammadiyah.

"Dengan jumlah penduduk Jember yang besar, semua golongan ada, kita menjadi rumah besar semua organisasi yang sesuai dengan NKRI. Semua punya hak yang sama," bebernya.

Tak hanya silaturahmi, Gus Fawait juga mensosialisasikan terobosan pemkab yang telah membuka konektivitas udara dengan penerbangan ke Jakarta dan ke Bali.

Harapannya, mempermudah mobilitas umat Hindu, terutama dari Bali, yang kerap melakukan perjalanan spiritual ke Paseban atau ke kawasan Senduro di Lumajang.

"Harapannya, saudara kita dari Bali yang ingin melaksanakan persembahyangan atau wisata spiritual ke Paseban ataupun ke Senduro juga bisa terbang ke Jember, transit, dan melanjutkan perjalanan dengan lebih efisien," imbuhnya.

Ketua Pemangku Umat Hindu Jember, Jero Gede Miseno, mengatakan, menjelang Upacara Melasti pada Maret 2026 nanti, lokasi di Pesisir Paseban itu cukup sakral, rutin digunakan saat sebelum menyambut Hari Raya Nyepi.

Terlebih lokasi itu telah diamanatkan oleh para leluhur mereka.

"Umat Hindu dari Bali dan Banyuwangi (saat ke Lumajang) biasanya singgah ke Jember. Dan Paseban ini aksesnya bagus, harapan kita ini berkesinambungan, dan didukung sepenuhnya oleh Pemkab Jember (kaitan perizinananya)" pungkas Miseno. (mau/nur)

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Pantai Paseban #Jember #umat hindu #upacara melasti #Bunga Desaku Jember #Bupati Jember #Gus Fawait