PAKIS, Radar Jember - Bupati Jember Muhammad Fawait mengeluarkan instruksi tegas mengenai efisiensi anggaran dan perubahan fokus kerja kepada seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan camat, di lingkungan Pemkab Jember.
Seruan itu ia sampaikan sebagai respon atas kebijakan pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat yang mencapai kurang lebih Rp 350 miliar.
"Kami hari ini dapat kabar kurang baik, karena ada pengurangan transfer dari pusat hampir kurang lebih Rp 350 miliar. Jadi kita agak goyah lah," katanya, kepada para kepala OPD, saat melangsungkan program Bunga Desaku Jilid 6 di Desa Pakis, Kecamatan Panti, (26/10).
Gus Fawait menekankan perlunya langkah strategis untuk menambal defisit anggaran tersebut dan mengumumkan kebijakan efisiensi kunjungan kerja (Kunker) di tahun 2026.
Ia meminta seluruh OPD mengubah orientasi kunjungan kerja atau kunker.
Bahkan, Gus Fawait mendorong agar OPD kunker ke pemerintah pusat, seperti ke sejumlah instansi kementerian.
"Saya berharap, kunjungan OPD ini juga memang banyak di Jakarta. Saya tidak keberatan kalau di Jakarta. Tapi, tujuan kunjungan harus jelas dan hasilnya pun jelas, pasti saya dukung," imbuhnya. (mau)
Editor : M. Ainul Budi