Radar Jember - Keluhan terkait kondisi infrastruktur, khususnya jalan, menempati jumlah aduan terbanyak yang masuk melalui Saluran Wadul Guse.
Kanal aduan besutan Bupati Jember Muhammad Fawait ini bukan saja efektif menjaring keluhan masyarakat.
Namun juga cepat direspon untuk beberapa hal yang butuh penanganan cepat.
"Ada beberapa yang bisa langsung eksekusi, ya kami langsung eksekusi. Tapi ada yang butuh proses, ini yang butuh waktu," kata Bupati Fawait.
Saat Tim URC bertugas memperbaiki jalan dengan memasang bronjong plengsengan jalan, di Dusun Pakoong, Desa Jatiroto, Kecamatan Sumberbaru, Jember (26/9).
Bupati Fawait turun langsung ke lokasi.
Tak sekadar mengecek pekerjaan, tapi juga memberi suntikan semangat bagi Tim URC.
Di sana, Bupati Fawait bertemu dan mengobrol dengan para Tim URC Dinas PU Bina Marga dan SDA Jember yang bekerja hingga larut dan di bawah guyuran hujan.
Hal itu untuk memperbaiki jalan penghubung desa itu.
Sesekali, Gus Fawait, sapaan dia, memotivasi dan menyemangati tim URC.
"Tetap semangat bapak-bapak, jaga kesehatan. Mudah-mudahan semua diberikan kelancaran," imbuh Gus Fawait, di sela-sela lawatan melangsungkan Bunga Desaku jilid 5 Sumberbaru, (27-27/9).
Kabid Koordinasi dan Pembinaan Teknis Infrastruktur Dinas PU Bina Marga dan SDA Jember Maryono membeberkan, kontraksi bronjong itu memiliki spesifikasi panjang 10 meter dengan lebar 3 meter.
"Pemasangan bronjong ini sebagai penanganan darurat, dirancang khusus untuk dinding penahan jalan yang ambrol dan hampir menimpa rumah warga," tambah dia. (mau/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh