Radar Jember - Pemkab Jember menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di lingkungan Dinas Kesehatan (Dinkes) Jember bisa meningkat pada tahun 2026 mendatang.
Bupati Jember Muhammad Fawait menjanjikan akan menaikkan kompensasi atas jasa pelayanan (japel) tenaga kesehatan (nakes) meningkat, dengan syarat BLUD dapat tembus sesuai target tersebut.
"Ingat ya, janji saya di Watu Ulo, kalau PAD dari BLUD ini sesuai dengan yang ditetapkan, japelnya pasti saya naikkan untuk nakes," katanya di Watu Ulo, saat itu, (24/5/2025).
Pasangan wakil Bupati Jember Djoko Susanto ini menilai, nakes memiliki peran cukup vital terutama saat badai pandemi Covid-19 menerpa tahun 2020 lalu.
Oleh karena itu, sebagai langkah awal memberikan dukungan, ia sempat mengeluarkan surat edaran (SE) yang berisi pengaturan jam kerja bagi nakes, lima kali dalam seminggu.
Nah, mengenai perolehan BLUD yang ditargetkan pemda tahun depan, bupati menghendaki PAD dari BLUD ini bisa tembus hingga Rp 1 triliun, dari tahun-tahun biasanya yang hanya sekitar Rp 400 miliar.
“PAD dari BLUD yang hari di angka Rp 400 miliar, kami targetkan Rp 1 triliun di tahun-tahun berikutnya. Kalau itu tercapai, maka japel nakes pasti saya naikkan. Ingat ya janji saya di Watu Ulo, ini,” tutup Presiden Laskar Sholawat Nusantara (LSN) itu. (mau/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh