Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Pembangunan Museum Jember Harus Direalisasikan, Begini Kata Pj Sekda Jember

Radar Digital • Kamis, 16 Januari 2025 | 20:42 WIB
EDUKATIF: Kadisparbud Jember Bambang Rudianto (kiri) bersama sejumlah pejabat lainnya datang ke peresmian Museum Telu di Perumahan Puri Bunga Nirwana.
EDUKATIF: Kadisparbud Jember Bambang Rudianto (kiri) bersama sejumlah pejabat lainnya datang ke peresmian Museum Telu di Perumahan Puri Bunga Nirwana.

JEMBER LOR, Radar Jember - Wacana pembangunan museum daerah di Jember kembali muncul ke permukaan. Setelah menjadi perbincangan dalam waktu panjang, hal tersebut direncanakan terwujud pada tahun ini.

Museum daerah dianggap perlu segera diwujudkan. Agar benda peninggalan yang ada di Jember bisa dikenalkan kepada generasi muda. Selama ini, banyak peninggalan zaman dahulu yang ditemukan, seperti sarkofagus, manik-manik, Situs Duplang, dan benda megalitikum lainnya.

Pj Sekda Jember Arief Tjahyono menyampaikan, hingga kini Jember belum memiliki museum daerah. Namun, ketika mengikuti pameran atau event lainnya, tak jarang mendapat penghargaan. Hal itu, menurutnya, menjadi bukti bahwa Kota Pandalungan ini memiliki banyak pelaku seni dan budaya yang tetap eksis hingga saat ini. “Jember harus segera punya museum daerah. Karena peradabannya sudah dimulai sejak lama,” katanya.

Keberadaan museum daerah dinilai dapat mengakomodasi benda-benda peninggalan zaman dahulu. Sehingga akan tetap terawat, serta bisa menjadi wisata edukasi bagi generasi muda pada masa mendatang. “Hampir semua kebudayaan ada di Jember. Makanya, kita juga dikenal dengan sebutan Kota Pandalungan,” tegasnya.

Pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata hingga Kepala Dispendukcapil itu menyebut, perencanaan museum daerah sudah rampung. Diharapkan bisa segera direalisasikan dalam waktu dekat. Menurutnya, ada ratusan artefak yang dirawat oleh pemkab. Namun, belum bisa disuguhkan kepada masyarakat. hal itu karena belum ada tempat khusus yang menampung benda-benda tersebut. “Museum itu bisa menjadi sarana edukasi, di samping menjadi sarana wisata,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jember Bambang Rudianto menjelaskan, museum daerah direncanakan akan dibangun di sekitar Hotel Kebon Agung, di Kelurahan Kebonagung, Kecamatan Kaliwates. Ada dua tempat yang dapat dimanfaatkan untuk dijadikan sebagai museum. “Nanti kami rangkai sistem parkirnya. Kemudian, diorama dan lainnya,” paparnya. (ham/c2/dwi)

Editor : Radar Digital
#Jember #museum