Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Dharma Wanita Unsur Penting dalam Netralitas ASN, Ingatkan Suami bila Kebablasan, Ini Komentar Sekda Jember

Radar Digital • Sabtu, 28 September 2024 | 21:45 WIB

 

 

“Dari penyerapan anggaran antara cash flow dan penyerapan APBD sampai bulan Oktober Jember masih aman.”  HADI SASMITO  Sekda Jember
“Dari penyerapan anggaran antara cash flow dan penyerapan APBD sampai bulan Oktober Jember masih aman.” HADI SASMITO Sekda Jember
 

TEGALBOTO, Radar Jember – Menghadapi pemilihan kepala daerah (pilkada) yang akan berlangsung pada November mendatang, Sekretaris Daerah (Sekda) Jember Hadi Sasmito berpesan kepada para istri aparatur sipil negara (ASN) untuk mengingatkan suaminya agar tidak terlibat dalam politik praktis. Hal itu disampaikan saat pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan (DWP) Jember di Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jember, kemarin (27/9) pagi.

Sudah menjadi hal yang wajib, ASN harus bersikap netral dan profesional. Dalam hal itu, istri bisa ikut mengingatkan karena kebanyakan suami manut jika dinasihati oleh istri. “Tolong diingatkan kalau suami kebablasan. Ibu-ibu ini fungsinya mendampingi suami sangat besar. Sebagai stabilisator, fasilitator, dan mediator,” katanya.

Sebagai istri ASN, mereka wajib memahami betul perkembangan dan situasi terkini. Agar tidak salah dalam membawa diri pada momen pilkada. Jika istri paham dengan kondisi yang saat ini terjadi, maka mereka sudah tahu apa yang mesti dilakukan. Khususnya dalam menjaga apa yang semestinya tidak boleh dilakukan oleh suaminya sebagai ASN.

Menurut Sekda Hadi Sasmito, apa pun alasannya, diperkenankan ASN dan istrinya tidak untuk terlibat dalam politik praktis. Apalagi mendukung dan mengarahkan masyarakat untuk mendukung salah satu pasangan calon. “Apa pun alasannya harus tetap netral. DWP harus selalu mengingatkan suaminya agar tidak menyalahi aturan disiplin ASN,” ujarnya.

Oleh karena itu, netralitas ASN harus tetap dijaga. Tetap perhatikan apa yang dilakukan. Terlebih yang berkaitan dengan kegiatan politik. Jika tidak, Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Jember akan memberi catatan-catatan sanksi. Sebab, hal itu juga sudah tertuang dalam undang-undang dan juga peraturan pemerintah (PP).

Dengan demikian, tetap pegang integritas sebagai seorang istri ASN dan berikan layanan terbaik kepada masyarakat. “Pesannya hanya dua, pegang integritas dan berikan pelayanan terbaik. Ora usah aneh-aneh,” pungkasnya. (qal/c2/dwi)

 

 

Editor : Radar Digital
#Jember