BACA JUGA : Kabarkan Anak Kecelakaan Kena Gendam Puluhan Juta
Bupati Hendy menerangkan, rapat tersebut membahas apa saja upaya yang perlu dilakukan setiap daerah untuk menekan inflasi. Juga dilaporkan persentase inflasi di tiap daerah. Jember, katanya, tidak termasuk dalam kategori laju inflasi tertinggi maupun terendah pada bulan kemarin. “Kami akan terus berupaya semaksimal mungkin dalam mengendalikan inflasi,” ucapnya seusai rapat.
Setelah mengikuti rapat, Bupati Hendy melanjutkan rapat koordinasi (rakor) dengan TPID. Itu untuk menindaklanjuti arahan dari Mendagri. Selain itu, setiap Rabu memang menjadi agenda rutin bupati bersama TPID menggelar rakor khusus pengendalian inflasi.
Dia memimpin langsung jalannya rakor. Pemetaan mengenai potensi inflasi dilakukan sebagai dasar upaya pemkab mengantisipasi apabila potensi tersebut benar-benar terjadi. Juga menjadi pegangan bagi TPID menekan inflasi.
Bupati Hendy berharap koordinasi yang dilakukan terus-menerus dan intens tersebut bisa berpengaruh pada penekanan laju inflasi yang bisa berdampak pada perekonomian masyarakat. Apalagi fokus pemkab tahun ini adalah pada keamanan sosial. Salah satunya menyangkut soal peningkatan ekonomi rakyat.
Ada banyak hal menjadi tugas rumah bagi pemkab. Menurut dia, menekan inflasi memang harus dikerjakan terus. Jika lengah, maka akibatnya bisa berimbas pada menurunnya daya beli masyarakat, yang akhirnya memengaruhi ekonomi daerah. (sil/c2) Editor : Yohanes Pangestu