Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Jangan Ragu Bawa Anak ke Posyandu

Safitri • Jumat, 3 Februari 2023 | 20:51 WIB
TERUS BERJUANG: Bupati Jember Hendy Siswanto menyaksikan langsung proses pemeriksaan anak untuk menekan angka stunting di Jember.
TERUS BERJUANG: Bupati Jember Hendy Siswanto menyaksikan langsung proses pemeriksaan anak untuk menekan angka stunting di Jember.
PATRANG, Radar Jember – Terjadinya kematian ibu dan bayi maupun anak yang stunting sama-sama tidak kita harapkan. Oleh karena itu, Bupati Jember Hendy Siswanto tahun ini berkomitmen untuk menekan kasus tersebut.

BACA JUGA : Gelar Olah TKP, Polres Jember Usut Dugaan Pidana Insiden Dua Pemuda Hanyut

Ada beberapa program yang terus dilakukan secara rutin oleh pemerintah. Di antaranya memulai penimbangan dan pemberian vitamin A secara serentak se-Kabupaten Jember. Program ini akan menghasilkan data ter-update. Untuk kemudian ditindaklanjuti dengan perumusan kebijakan dan langkah selanjutnya dalam rangka pencegahan naiknya angka stunting, serta angka kematian ibu dan bayi (AKI/AKB) di Kabupaten Jember.

Langkah ini melibatkan seluruh petugas kesehatan, kader posyandu, aparat kelurahan/desa, ketua RT/RW, Pramuka, PKK, dan relawan. “Kami targetkan Februari 2023 ini sudah dapat data akurat dari gerakan penimbangan dan pemberian vitamin A kepada balita secara serentak ini. Kemudian, kami akan lakukan treatment untuk semua persoalan stunting, AKI, AKB, juga pencegahan pernikahan dini,” ujarnya.

Bupati Hendy menjelaskan, launching bulan penimbangan dan pemberian vitamin A kepada balita yang berlangsung di halaman Kantor Dinas Kesehatan Jember, Jumat, 27 Januari 2023, harus terus dilakukan di seluruh Jember, melalui masing-masing fasilitas kesehatan maupun posyandu.

Bupati Hendy juga meminta TNI/Polri turut terlibat dalam gerakan gotong royong penurunan angka stunting, AKI, dan AKB ini. Dia optimistis, apabila seluruh pihak kompak dalam gerakan itu, maka target akan tercapai maksimal.

Dengan mendatangi posyandu, ibu atau bapak yang membawa anak akan mengetahui secara detail perkembangan anak. Apabila ada ciri-ciri atau kemungkinan bayi dan balita akan stunting, maka sejak dini dapat dicegah. (c2/nur) Editor : Safitri
#Jember