BACA JUGA : Mata Cerah Tanda Ikan Segar
Banyak tugas rumah yang masih dimiliki Pemkab Jember. Salah satu yang paling pokok adalah meningkatkan perekonomian dan menekan angka inflasi daerah. Kemudian, membuat daya beli masyarakat tetap stabil.
Bupati Hendy menggarisbawahi ekonomi kerakyatan sebagai komitmen untuk memajukan Jember dalam bidang ekonomi. Dia meminta seluruh OPD untuk mendukung hal demikian. Salah satunya, dengan memaksimalkan APBD yang ada untuk memberdayakan UMKM. “Kami dorong untuk itu,” ucapnya, Senin (2/1), di Bandara Notohadinegoro.
Mewujudkan Jember lebih keren, dia mengatakan bahwa kolaborasi adalah kuncinya. Program-program yang dimiliki pemkab maupun OPD secara khusus akan beriringan mendayagunakan produk maupun jasa para pelaku UMKM. Selain dengan menggeber berbagai event di seluruh wilayah Kota Suwar-Suwir.
Berulang kali Bupati Hendy menegaskan, anggaran yang telah diposkan di tahun 2023 ini hanya bersifat stimulasi sebagai pemantik awal. Hal itu berfungsi untuk mendorong inovasi yang lebih banyak lagi, kata dia, ialah para OPD. Sehingga, kerja nyata berbagai pejabat di lingkungan pemkab diminta untuk lebih agresif lagi.
Semangat kolaborasi yang dicontohkan dengan tidak terkungkung di dalam tempurung saja. Melainkan bergerak, berinovasi, dan melihat berbagai masalah dari banyak sudut pandang. Dengan mencari penyelesaiannya. Bekerja sama dengan pihak-pihak lain di luar OPD, baik stakeholder, instansi, akademisi, komunitas, ataupun unsur masyarakat lainnya. (sil/c2/dwi)
Editor : Safitri