BACA JUGA : Bidik Pramuka Garuda Jember
Dalam sambutannya, Bupati Hendy Siswanto yang diwakilkan oleh Kepala DP3AKB Suprihandoko mengatakan, sasaran dalam kegiatan pelatihan itu yakni perempuan yang kurang berdaya, perempuan kepala keluarga, difabel, dan anak.
DP3AKB diamanahi untuk mengelola dana intensif daerah (DID) untuk menggelar pelatihan untuk perempuan kepala keluarga. Banyak sekali cabang pelatihan yang dilaksanakan. Selain itu, mereka juga mendapatkan bantuan peralatan. Untuk pelatihan tata rias ada 30 peserta, pelatihan menjahit 20 peserta, pelatihan membuat kue kering diikuti 15 anak, dan pelatihan batik tulis ecoprint diikuti 50 anak.
Harapannya, seluruh peserta yang juga terdapat kepala keluarga itu bisa berkontribusi dan nantinya bisa terintegrasi dalam sebuah payung UMKM yang mungkin bisa menjadi produk unggulan Jember. “Harapannya, produknya bisa dikirim ke luar daerah,” ucapnya.
Dari kalangan peserta difabel, DP3AKB Jember memberikan perhatian yang sama kepada mereka dalam pelatihan ini. “Alhamdulillah, mereka senang sekali. Mereka memiliki potensi yang luar biasa dan produk yang dihasilkan bagus,” tuturnya.
Program pelatihan lanjutan juga akan digelar. “Yang penting ada ketersediaan anggaran, kami akan selalu memberikan fasilitas kepada setiap perempuan, terutama perempuan kepala keluarga,” pungkasnya. (mg3/c2/dwi) Editor : Safitri