BACA JUGA : Disnaker Jember: Baru 50 Persen Perusahaan Gaji Karyawan Sesuai UMK
Bupati Hendy menyampaikan, saat ini masih ada Covid-19. Berdasarkan data update pukul 13.00, Senin (14/11) oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jember, dinyatakan pasien terkonfirmasi baru sebanyak tujuh orang. Sedangkan pasien sembuh baru empat orang. “Masih ada Covid-19. Covid di Jember ini masih ada,” tuturnya.
Koordinator Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Wilayah Jawa Timur itu mengimbau agar masyarakat melakukan vaksinasi lengkap. Untuk yang belum booster, secepatnya melakukan vaksinasi booster. Saat ini, menurutnya, sudah tersedia di berbagai puskesmas vaksinasi dari dosis satu sampai booster. “Segera lakukan (vaksinasi, Red) booster. Saya ingatkan ini,” ajak Bupati Hendy.
Tak hanya itu, Bupati Hendy juga meminta seluruh warga untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Seperti tetap memakai masker saat di luar rumah, menggunakan hand sanitizer, mencuci tangan. Jika memang badan terasa kurang sehat, harus menggunakan masker. “Kalau kita bisa mempertahankan diri kita sendiri untuk sehat, insyaallah akan terhindar dari penyakit,” jelasnya.
Menurutnya, kasus Covid-19 ini harus diperjuangkan bersama-sama agar pandemi ini segera berakhir. Tak bisa hanya beberapa orang saja yang berjuang. “Semua harus berjuang,” tuturnya.
Dikatakan, salah satu perjuangan yang harus dilakukan yakni dengan melakukan vaksinasi lengkap. Harus sampai booster. Perjuangan itu termasuk bagian dari perjuangan untuk pergerakan ekonomi Jember lebih baik lagi. “Ketika badan kita sehat, di sana ada jiwa yang kuat,” ucap Bupati Hendy.
Bupati Hendy berharap kepada pemerintah pusat untuk tidak menerapkan PPKM lagi. Sebab, menurutnya, saat ini pergerakan ekonomilah yang sangat penting. “Vaksinasi saja gencarkan,” pungkasnya. (mg3/c2/nur)
Editor : Safitri