Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Buat Tabungan Sampah, Diawali Siswa Menabung Sampah di Sekolah

Safitri • Jumat, 14 Oktober 2022 | 19:19 WIB
DISAMBUT:  Bupati Hendy Siswanto yang baru datang untuk penandatanganan prasasti rose monument di Desa Karangpring, kemarin (8/6).
DISAMBUT:  Bupati Hendy Siswanto yang baru datang untuk penandatanganan prasasti rose monument di Desa Karangpring, kemarin (8/6).
JEMBER LOR, Radar Jember - Memasuki musim hujan, kekhawatiran akan terjadinya banjir di Jember akan selalu ada. Selain faktor alam, salah satu biangnya adalah sampah. Untuk menata kembali pengelolaan sampah, Pemkab Jember tengah berencana membuat tabungan sampah yang dimulai dari siswa.

BACA JUGA : Ini Respon Kuasa Hukum Lesti Ketika Billar Jadi tersangka

Dengan harapan Jember bebas dari sampah. Bupati Jember Hendy Siswanto akan menerapkan kebijakan baru. Nantinya, jika rencana sudah konkret untuk dilaksanakan, maka dia mewajibkan siswa untuk menabung sampah. Secara teknis, siswa melakukan penyetoran ke sekolah masing-masing terlebih dahulu.

Selanjutnya, tiap sekolah melakukan pendataan pada anak didik yang telah menyerahkan kewajiban setoran sampahnya. Dari sampah tersebut, tambahnya, hasilnya akan kembali lagi kepada siswa yang bersangkutan dalam bentuk tabungan uang di salah satu bank konvensional yang bekerja sama dengan pemkab. "Kemudian, bisa dinominalkan menjadi tabungan," jelas Bupati Hendy, Rabu (12/10), di Pendapa Wahyawibawagraha.

Sebagai tahap permulaan ketika program itu dilaksanakan, maka sementara akan dimulai di beberapa sekolah terlebih dahulu. Hasil dan efektivitasnya terus dianalisis. Jika dianggap sangat berpengaruh dan bagus sesuai alur rencana yang dibuat, maka akan dikembangkan kembali ke berbagai sekolah di Jember.

Bupati Hendy mengaku sangat ingin segera mengeksekusi program tabungan sampah tersebut. Dalam perjalanannya nanti, jika cukup efektif dalam mengurangi sampah di Jember, Bupati Hendy berharap bisa diterapkan di seluruh sekolah. "Sehingga terwujudlah Jember bebas sampah," harapnya.

Kebiasaan peduli terhadap lingkungan memang perlu diajarkan kepada anak sejak kecil. Pola pikir itu, lanjut Hendy, dibangun tidak sekejap mata. Tapi, butuh waktu panjang dengan pembiasaan-pembiasaan kecil yang bisa berdampak besar. Seperti tidak membuang sampah sembarangan, di jalan, di halaman sekolah, di teras rumah, atau bahkan di sungai. Sebab, sampah yang dianggap remeh memiliki bahaya tersembunyi jika diabaikan begitu saja.

Dengan adanya fasilitas yang dirasa bisa lebih diterima masyarakat dengan mudah, dia berharap bisa menjadi langkah awal untuk membuat warga Jember peduli kebersihan lingkungan. Ke depan, buka  hanya sampah yang bisa dinominalkan. Tetapi, juga dampak positif yang bisa dirasakan apabila lebih peduli pada lingkungan bebas sampah. (sil/c2/dwi)

  Editor : Safitri
#Wes wayahe #Sampah