BACA JUGA : Pakai Konselor Sebaya Cegah Perundungan
Bupati Hendy menuturkan, dalam menggerakkan perekonomian harus dilakukan dengan speed atau kecepatan yang tinggi. Disertai dengan kolaborasi dari berbagai pihak. Hal itu dianggap bisa memberikan dampak baik pada kesejahteraan masyarakat. "Siapa yang punya speed tinggi dalam menggerakkan ekonomi, itu yang akan berhasil," ucapnya saat menghadiri opening salah satu store perhiasan, kemarin (12/10), di Lippo Plaza Jember.
Dia meyakinkan kepada investor bahwa Jember sangat menarik dan layak menjadi tempat untuk berinvestasi. Namun, dia juga berharap para investor bisa sembari berkolaborasi dengan warga lokal sebagai upaya mengangkat kearifan lokal Jember. Seperti memberikan kesempatan kerja, baik berupa jasa maupun memanfaatkan skill yang dimiliki masyarakat. Dalam bidang kerajinan misalnya.
Sejauh ini, Bupati Hendy menilai ekonomi Jember sudah mulai stabil. Daya beli masyarakat juga baik. Para pemasang baliho iklan di jalan, tambahnya, naik dari tahun sebelumnya. "Ini menjadi tandanya," katanya. Indikasi lainnya adalah apresiasi yang didapatkan dari Presiden RI Joko Widodo berupa Dana Insentif Daerah (DID) sebesar Rp 10,36 miliar, karena telah berhasil menekan inflasi di daerah.
Memantik investor untuk datang ke Jember, Hendy mengatakan, memiliki beragam cara. Salah satunya dengan menggelar banyak event yang mengikutsertakan banyak orang. Selanjutnya, Pemkab Jember menjamin kemudahan disertai dukungan kepada mereka yang berniat berinvestasi agar lebih meyakinkan kembali.
Begitu juga dengan masyarakat Jember sendiri. Dia tidak segan-segan untuk mengajak warga juga melakukan investasi bersama-sama. Dia menyatakan bahwa investasi adalah cara menyimpan harta dengan lebih bijak. Tidak membiarkan uang itu diam, namun bisa terus bergerak saat diinvestasikan.
Tak hanya sebagai pemikat hati investor. Pria nomor satu di Jember itu juga menegaskan bahwa penyelenggaraan event di berbagai wilayah, baik desa, kecamatan, maupun kabupaten, telah terbukti berdampak baik pada pertumbuhan ekonomi. Ada transaksi yang terjadi di dalamnya. Seperti gelombang yang terus-menerus bergerak dengan nilai yang tidak bisa disepelekan. "Penjualnya belasan, pembelinya ribuan," ujarnya.
Setelah melihat angka inflasi Jember yang sedikit naik kembali, dia berkomitmen untuk terus menggenjot penekanan inflasi. Namun, di samping itu juga berusaha menaikkan pertumbuhan ekonomi. Salah satunya percepatan pergerakan ekonomi masyarakat. Membuka kearifan lokal seluas-luasnya seperti meningkatkan pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), seta memikat investor agar mau berinvestasi di Jember. (sil/c2/dwi)
Editor : Safitri