BACA JUGA : Kendalanya Komputer Masih Terbatas
Menurut Bupati Hendy, ada beragam makna yang terkandung di dalam suatu karya seni. Seni juga bisa menjadi bahan pembelajaran bagi seseorang sekaligus menarik makna dari apa yang tertuang di dalam karya tersebut. Banyak seni yang bisa dinikmati sebagai karya yang bernilai artistik atau keindahan. Misalnya saja lukisan.
Dia ingin masyarakat bisa berbondong-bondong hadir mengunjungi pameran seni rupa. Sebab, itu juga bagian dari menghargai para pelaku seni yang berhasil menciptakan suatu karya yang indah. Seperti gelaran pameran lukisan yang digagas oleh K5 Art Project. "Saya sangat mengapresiasi pameran ini, yang telah digelar di Jember," ucap Bupati Hendy, Sabtu (10/9), saat membuka pameran yang digelar sepuluh hari di salah satu tempat perbelanjaan di Jember.
Adanya pameran lukisan di Jember, tambahnya, diharapkan bisa membuat animo masyarakat lebih banyak lagi yang mau mengenal seni lebih jauh. Terlihat lukisan-lukisan berderet di sepanjang dinding. Dilukis oleh para seniman berbakat yang sebagian juga berasal dari Jember. "Masing-masing lukisan tentunya punya makna tersendiri," ungkapnya.
Dukungan diberikan pemkab atas penyelenggaraannya. Bersama Ketua TP PKK Jember Kasih Fajarini, Bupati Hendy tampak antusias melihat lukisan-lukisan yang dipajang. Salah satunya karya lukisan wajah keduanya. Banyak pula lukisan tokoh-tokoh nasional lainnya dan pemandangan yang tampak indah.
Dia mengatakan, kegiatan semacam itu bisa menggugah semangat para seniman untuk berkarya lebih banyak lagi. Sekaligus bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk belajar seni, bahkan bisa ikut melakukannya juga. Penikmat seni, lanjutnya, diharapkan bisa ikut mengenalkan karya seni rupa Indonesia untuk dikenal lebih luas oleh dunia.
Lebih lanjut, Bupati Hendy menjelaskan alasan mengapa pameran tidak digelar di J-Klab. Selain tempat lebih luas, tempat perbelanjaan yang memang setiap hari ramai menjadi pertimbangannya. Karenanya, kesempatan orang yang datang berkunjung lebih banyak dan bervariasi. (sil/c2/dwi)
Editor : Safitri