"Tanggal 16 Februari ini adalah hari terakhir saya menjabat menjadi wakil bupati Jember, ini sekadar selamatan kecil-kecilan sekaligus pamit dan mohon dimaafkan bila ada kesalahan baik disengaja maupun tidak,"kata Muqit Arief.
Acara itu sendiri berlangsung sangat sederhana dan ada kesan haru. Seiring bakal berakhirnya masa jabatan Muqit Arief sebagai wakil bupati Jember, warga yang berkesempatan hadir merasa sedih mendengar kata sambutannya.
Meski kelak tidak lagi menjabat orang kedua di Kabupaten Jember, pengasuh Pondok Pesantren Al Falah, Desa Karangharjo, Kecamatan Silo itu berharap jalinan silahturahmi tetap berlanjut.
Eko Sumarno, warga Silo yang sengaja datang mengatakan, Kiai Muqit adalah sosok berpenampilan sederhana dan berhasil mengakhiri tugas dengan baik. "Pak Muqit itu pemimpin bersahaja dan tidak ada sekat walau dia jadi wakil bupati, selama ini sama teman dan tetangga tidak lupa," ungkap Eko.
Reporter: Winardyasto
Fotografer: Winardyasto
Editor: Sholikhul Huda Editor : Safitri