AMBULU, Radar Jember - Pemerintah Kabupaten Jember mulai menunjukkan komitmen serius dalam membenahi sektor pariwisata dan lingkungan. Salah satu upayanya kini fokus urusan kebersihan yang menjadi faktor vital urusan perwajahan Jember.
Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan bahwa kebersihan adalah fondasi utama untuk menarik wisatawan mancanegara maupun domestik.
Gus Fawait, sapaan akrab Bupati, mengakui bahwa saat ini kondisi kebersihan di Jember masih perlu ditingkatkan, namun pemerintah telah menyiapkan langkah taktis.
"Kita sudah menyusun roadmap yang jelas untuk penanggulangan sampah di Kabupaten Jember. Program ini akan mulai kita genjot pada anggaran perubahan 2026 dan APBD 2027," kata Gus Fawait, dalam kegiatan kerja bakti bersih-bersih Pantai Watu Ulo dan Papuma, Sabtu (7/2/2026),
Baca Juga: Prabowo Klaim Program MBG Telah Serap 1 Juta Tenaga Kerja dan Jangkau 60 Juta Rakyat
Selain pembersihan fisik, Pemkab juga melibatkan generasi muda dari tingkat SMP hingga SMA/SMK untuk menanamkan budaya bersih sejak dini.
Lebih jauh, untuk memaksimalkan potensi garis pantai Jember yang merupakan terpanjang kedua di Jawa Timur, Pemkab Jember melakukan terobosan manajemen wisata.
Sejak awal Januari 2026, telah diberlakukan sistem One Gate System untuk kawasan wisata Papuma dan Watu Ulo.
Melalui kebijakan ini, pengunjung kini hanya perlu membayar satu tiket seharga Rp 12.000 untuk mengakses kedua pantai tersebut sekaligus.
Langkah ini diambil untuk memberikan kemudahan bagi wisatawan serta meningkatkan daya saing destinasi unggulan Jember agar tidak lagi mengecewakan pengunjung akibat pengelolaan yang terfragmentasi.
Tak hanya sampah, Gus Fawait juga mengemukakan bahwa Pemkab Jember juga fokus pada tata ruang melalui Satgas Infrastruktur.
Gus Fawait menginstruksikan penertiban billboard (papan reklame) yang tidak berizin serta merencanakan program jangka panjang untuk menanam kabel-kabel yang berserakan ke dalam tanah.
"Membangun Indonesia dimulai dari kebersihan dan tata ruang. Kami ingin 4-5 tahun ke depan Jember jauh lebih bersih, rapi, dan ramah lingkungan," pungkas dia. (mau)
Editor : M. Ainul Budi