Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Tuas Rem Depan Terlalu Dalam saat Ditekan, Mungkin Ini Penyebabnya!

Imron Hidayatullahh • Sabtu, 17 Mei 2025 | 14:30 WIB

 

Ilustrasi pengereman pada motor. (freepik)
Ilustrasi pengereman pada motor. (freepik)

Radar Jember - Rem depan memiliki peran vital dalam berkendara.

Jika terjadi blong, tentu membahayakan pengemudi maupun pengendara lain.

Salah satu masalah yang umum terjadi pada rem cakram adalah tuas rem terlalu dalam saat ditekan, bahkan sampai mentok pada handgrip.

Berikut beberapa penyebab tuas rem depan terlalu dalam yang biasa terjadi.

 Baca Juga: Motor Matic Brebet saat Digunakan, Ini Beberapa Penyebab dan Cara Mengatasinya

  1. Udara yang terperangkap di sistem rem cakram 

Ini bisa muncul akibat kebocoran pada seal master rem, atau minyak rem mendidih dan menyebabkan gelembung udara.

Mengatasinya cukup dengan melakukan bleeding, caranya buka baut nipple pembuangan pada kaliper rem sambil menekan tuas rem. Lakukan berulang sampai tuas rem normal saat ditekan. Setelah dilakukan ini, minyak rem mungkin akan berkurang.

 Baca Juga: Berisik, Ini Penyebab Suara Kasar pada CVT Motor Matik, Sebaiknya Ganti Part Ini 

  1. Berkurangnya Volume Minyak Rem 

Salah satu penyebab utama tuas rem terlalu dalam adalah karena kurangnya volume minyak rem.

Hal ini bisa disebabkan penguapan atau terjadi kebocoran.

Sebaiknya cek kondisi minyak rem kendaraan Anda secara berkala.

Jika minyak rem kurang, maka segera ditambah.

Namun jika kotor, sebaiknya segera ganti yang baru.

Umumnya minyak rem perlu diganti minimal 1 tahun sekali.

 Baca Juga: Setang Motor Terasa Berat saat Belok atau Getar dalam Kecepatan Tinggi? Ini Penyebabnya

  1. Kanvas Rem Tipis 

Hal ini umum terjadi akibat pemakaian terus-menerus.

Jika dibiarkan, berisiko mengalami rem blong atau besi pelat kanvas rem menggores piringan cakram.

Solusinya adalah segera mengganti kanvas rem dengan yang baru.

 Baca Juga: Bikin Motor Matic Tampil Beda, Ini 7 Gaya Modifikasi yang Populer di Indonesia

  1. Kebocoran Master Rem 

Master rem yang mengalami kebocoran juga berpotensi menyebabkan tuas rem terlalu dalam.

Kondisi ini bisa terjadi jika karet seal pada piston sudah aus seiring dengan penggunaan dalam waktu lama.

Selain menyebabkan tuas rem terlalu dalam, kebocoran master rem juga bisa membuat rem terasa keras.

Cara mengetahuinya yakni dengan melakukan bleeding.

Jika dengan bleeding rem tidak kembali normal, berarti kerusakan memang pada master rem.

Segera lakukan penggantian di bengkel terdekat.

 Baca Juga: Dibanderol Rp 40 Jutaan, Apa sih Menariknya Motor Bebek Retro-Modern Honda Cross Cub 110?

 

Itulah beberapa penyebab tuas rem motor terlalu dalam saat ditekan.

Untuk menunjang pengereman yang optimal, perawatan harus rutin dilakukan.

Terutama pada volume minyak rem.

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#rem motor #OTOMOTIF #cakram #tips otomoitf