Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Jangan Abai! Ini yang Terjadi jika Kamu Jarang Ganti Oli Gardan Motor Maticmu

Imron Hidayatullahh • Kamis, 5 Juni 2025 | 16:00 WIB

Ilustrasi penggantian oli gardan pada motor matic. (Instagram)
Ilustrasi penggantian oli gardan pada motor matic. (Instagram)

Radar Jember - Tidak dapat dimungkiri bahwa oli gardan memiliki peran krusial dalam sistem transmisi motor matic.

Jarang mengganti oli gardan bisa berdampak serius terhadap performa dan keandalan motor.

Selain itu, bisa berdampak pada pengeluaran biaya yang besar jika terjadi kerusakan akibat terlambat mengganti oli gardan.  

Berikut adalah beberapa dampak buruk yang mungkin terjadi jika oli gardan tidak diganti secara rutin:

1. Gesekan Antar-Komponen Gardan

Ketika oli gardan jarang diganti, maka kemungkinan besar oli tersebut sudah tercemar oleh kotoran dan partikel logam dari komponen gardan.

Hal ini dapat menyebabkan terjadinya gesekan antar-komponen gardan, yang pada akhirnya akan mengakibatkan penurunan performa dan efisiensi gir.

Gesekan yang berlebihan juga dapat mempercepat keausan komponen gardan.

Jika sudah begitu, tentu biaya perbaikan yang dikeluarkan jauh lebih mahal.

2. Penurunan Efisiensi dan Performa Gir

Oli gardan yang sudah tercemar dan tidak diganti secara rutin dapat menyebabkan penurunan efisiensi dan performa gir.

Ketika gesekan antar-komponen gardan terjadi akibat oli yang sudah terkontaminasi, maka performa motor juga akan ikut menurun.

Baca Juga: Banyak yang Salah Paham, Fungsi Behel Motor Matic Bukan untuk Pegangan! Ini Fungi Sebenarnya

Motor akan terasa lebih berat dan kurang responsif, terutama saat melakukan perpindahan gigi.

3. Resiko Kebocoran pada Seal

Salah satu fungsi utama dari oli gardan adalah untuk melumasi seal-seal yang ada pada sistem transmisi.

Jika oli gardan tidak diganti secara rutin, maka berisiko terjadinya kebocoran pada seal-seal tersebut.

Kebocoran ini dapat mengakibatkan berkurangnya jumlah oli gardan akibat menguapnya oli.

Pada akhirnya ini akan menyebabkan kerusakan pada komponen gardan.

4. Peningkatan Suhu atau Overheating

Oli gardan yang sudah tercemar dan tidak diganti secara rutin juga dapat menyebabkan peningkatan suhu atau overheating pada komponen gardan.

Pelumasan yang tidak maksimal akan meningkatkan gesekan antar-komponen, yang pada akhirnya akan menghasilkan panas berlebih.

Overheating dapat menyebabkan kerusakan serius pada komponen gardan.

Bahkan dapat mengakibatkan kegagalan total pada sistem transmisi.

 Baca Juga: Rekomendasi Buat Kamu Kaum Mendang-mending, Motor Matic Terbaik di Bawah 25 Juta: Nyaman, Irit, dan Gaya

Meski terlihat sepele, rutin mengganti oli gardan adalah bagian dari menjaga performa motor.

Serta memperpanjang umur komponen di dalamnya.

Sebab, oli gardan yang bersih dan berkualitas berfungsi menjaga efisiensi dan performa gir.

Selain itu, mencegah terjadinya kerusakan pada komponen gir, yang tentu juga mencegah pengeluaran yang lebih besar.

 Baca Juga: Motor Matic Hemat BBM Terbaik 2025: Mana yang Paling Worth It?

Editor : Imron Hidayatullahh
#cvt motor matic #Transmisi matic #motor matic #oli gardan #tips otomoitf