Radar Jember - Tidak seperti motor bebek atau tipe sport, bagian CVT pada motor matic memang tidak berisi oli, karena menggunakan sistem kopling kering.
Di bagian ini, pulley dan v-belt bekerja untuk menyalurkan tenaga dari mesin ke roda.
Oleh karena itu, jika terdapat oli pada bagian CVT hingga merembes keluar, hal tersebut menandakan adanya kerusakan pada komponen di dalam CVT.
Pada motor matic, terdapat dua jenis oli yang berbeda dengan fungsi dan lokasi yang terpisah:
- Oli mesin: Berfungsi untuk melumasi komponen penggerak mesin, sama seperti pada jenis motor lainnya.
- Oli gardan: Berfungsi untuk melumasi komponen transmisi atau gear rasio yang berada di bagian belakang CVT motor matic.
Jika terjadi rembesan oli pada bagian CVT motor matic, perlu diperiksa terlebih dahulu apakah rembesan berasal dari bagian depan atau belakang CVT:
Jika dari bagian depan, maka kemungkinan besar oli yang merembes adalah oli mesin.
Kerusakan umumnya terjadi pada seal kruk as, yang berfungsi sebagai pembatas antara blok mesin (crankcase) dan blok CVT agar oli tidak masuk ke dalam CVT.
Seal ini bisa rusak karena usia atau suhu mesin yang panas, yang membuat karet menjadi getas dan tidak lagi mampu menahan oli.
Jika dari bagian belakang, kemungkinan besar terjadi kebocoran oli gardan.
Komponen yang perlu diperiksa dan mungkin diganti adalah seal pulley belakang.
Selain itu, seal as roda yang telah aus, proses perbaikan part ini biasanya memerlukan pembongkaran roda belakang.
Dampak Rembesan Oli pada CVT
Rembesan oli di dalam CVT bisa menyebabkan berbagai masalah serius, antara lain:
- Terjadinya selip pada tarikan motor, karena v-belt terkena oli.
- Selip pada v-belt menyebabkan gesekan berlebih yang memicu panas berlebih. Sehingga mengurangi umur v-belt.
- Roller menjadi lebih cepat aus jika terkena oli.
- Kerusakan pada gear rasio, karena pelumasan yang tidak optimal. Gear rasio yang tidak terlindungi oleh pelumas bisa rusak, dan biaya perbaikannya bisa sangat mahal.
Oleh karena itu, meski terlihat sepele, rembesan oli pada CVT motor matic harus segera ditangani.
Umumnya biaya perbaikannya tergolong murah.
Akan menjadi lebih mahal jika kebocoran dibiarkan lama hingga berdampak kerusakan yang lebih parah pada komponen lain.
Tentu biaya yang dikeluarkan jauh lebih besar.
Editor : Imron Hidayatullahh