Radar Jember - Membeli motor bekas bisa menjadi pilihan cerdas untuk menghemat biaya.
Terutama jika memiliki bujet yang terbatas.
Namun, keputusan ini memerlukan ketelitian agar tidak menyesal di kemudian hari.
Apalagi motor bekas dengan kilometer tinggi, yang menandakan sering dipakai.
Bukan berarti buruk, tapi risiko keausan pada komponen motor lebih tinggi.
Berikut panduan menyeluruh untuk memeriksa kondisi motor bekas sebelum memutuskan untuk membeli:
- Evaluasi Kondisi Mesin
Kondisi mesin adalah indikator utama usia dan perawatan kendaraan.
Beberapa hal penting untuk diperhatikan:
- Suara mesin: mesin yang sehat seharusnya tidak mengeluarkan suara kasar atau berisik berlebihan.
Suara kasar bisa menandakan beberapa komponen penting dalam mesin perlu diganti.
- Asap knalpot: pastikan tidak ada asap putih atau hitam pekat keluar dari knalpot.
- Kemudahan menghidupkan mesin: Mesin yang baik bisa dihidupkan dengan mudah, baik melalui tombol starter maupun kick starter.
Jika terdapat permasalahan pada poin-poin tersebut, perlu jadi pertimbangan.
Sebab, kerusakan pada komponen dalam mesin berdampak pada biaya perbaikan yang mahal.
Baca Juga: Setang Motor Terasa Berat saat Belok atau Getar dalam Kecepatan Tinggi? Ini Penyebabnya
- Lakukan Test Ride
Test ride adalah langkah penting untuk merasakan kondisi kendaraan secara langsung.
Perhatikan hal-hal berikut:
- Respons tarikan gas: Pastikan motor merespons gas dengan cepat dan tidak tersendat.
- Getaran mesin: Mesin yang masih sehat tidak menimbulkan getaran berlebihan.
- Pengereman: Coba rem depan dan belakang secara terpisah untuk menguji efektivitasnya.
- Kestabilan saat berkendara: Rasakan apakah motor tetap stabil saat melaju lurus maupun berbelok.
Jika terjadi oleng, mungkin terdapat kerusakan pada permukaan ban yang tidak rata, velg yang tidak presisi, laher roda yang rusak, komstir yang oblak, atau rangka motor yang sudah bengkok.
Rangka bengkok bisa mengindikasikan motor pernah mengalami kecelakaan berat.
- Cek Kondisi Bodi Motor
Kondisi fisik motor juga memberikan gambaran tentang riwayat pemakaian:
- Lecet dan Karat: Periksa seluruh bagian bodi terhadap bekas lecet dalam dan karat, terutama di area rangka.
- Bodi Renggang: Cek apakah bagian bodi terpasang rapat dan tidak bergoyang saat ditekan.
- Kondisi Mika Lampu: Mika lampu yang kusam bisa mengurangi pencahayaan.
- Bekas Pengelasan: Bekas las pada rangka bisa menjadi indikasi pernah terjadi kecelakaan atau modifikasi berat.
Baca Juga: Suzuki Tornado GS125: Motor Sport Lawas yang Tetap Memikat di Era Modern
Pemeriksaan menyeluruh sebelum membeli motor bekas sangat penting untuk menghindari biaya perbaikan di kemudian hari.
Selain itu, bisa menjadi pertimbangan untuk melakukan negosiasi.
Jangan ragu untuk membawa teman atau teknisi yang berpengalaman agar proses pengecekan lebih akurat.
Ingat, motor bekas yang terlihat murah belum tentu benar-benar murah jika ternyata menyimpan banyak kerusakan tersembunyi.
Editor : Imron Hidayatullahh