RADAR JEMBER – Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama mengaku belum sepenuhnya puas dengan hasil yang diraihnya pada Moto3 Grand Prix Jerman 2026.
Meski berhasil finis di posisi kedelapan, rider Honda Team Asia itu menilai dirinya masih memiliki peluang untuk meraih hasil yang lebih baik setelah tampil kompetitif sepanjang akhir pekan balapan di Sirkuit Sachsenring.
Sejak sesi latihan hingga kualifikasi, Veda menunjukkan perkembangan yang cukup menjanjikan.
Ia mampu bersaing dengan para pembalap papan atas Moto3 dan tampil percaya diri saat memasuki balapan utama.
Baca Juga: Veda Ega Pratama Tembus Posisi 6 Klasemen Moto3 Usai GP Jerman, Modal Besar Menuju GP Inggris
Namun, persaingan ketat pada lap-lap akhir membuatnya harus puas mengakhiri lomba di posisi kedelapan.
Dalam wawancaranya yang dikutip VOI pada 28 Juli 2026, Veda mengatakan, "Saya senang bisa kembali membawa pulang poin penting, tetapi sejujurnya saya merasa masih bisa meraih hasil yang lebih baik. Ada beberapa momen dalam balapan yang membuat saya kehilangan kesempatan untuk bertarung di posisi depan." (VOI, 28 Juli 2026).
Meski demikian, hasil tersebut tetap menjadi tambahan poin berharga dalam perburuan klasemen Moto3 musim 2026.
Penampilan konsisten Veda juga memperlihatkan perkembangan signifikan pada musim debutnya di Kejuaraan Dunia Moto3 bersama Honda Team Asia.
Veda mengungkapkan bahwa dirinya akan menjadikan hasil di Sachsenring sebagai bahan evaluasi untuk menghadapi seri-seri berikutnya.
Ia menilai masih ada beberapa aspek yang perlu diperbaiki, terutama dalam menjaga ritme balapan dan mengambil keputusan saat terjadi persaingan ketat di kelompok depan.
Dalam laporan yang dipublikasikan VOI pada 28 Juli 2026, Veda kembali menegaskan, "Kami akan mempelajari data balapan bersama tim agar bisa tampil lebih baik pada seri berikutnya. Target saya tentu terus berkembang dan bersaing untuk posisi yang lebih tinggi." (VOI, 28 Juli 2026).
Performa Veda sepanjang akhir pekan di Moto3 GP Jerman sebenarnya cukup menjanjikan.
Ia sempat menunjukkan kecepatan kompetitif sejak sesi latihan bebas, sehingga banyak pihak menilai pembalap asal Indonesia itu memiliki potensi besar untuk bersaing memperebutkan posisi lima besar apabila mampu mempertahankan ritme balapnya hingga finis.
Hasil finis kedelapan sekaligus menambah kepercayaan diri Veda dalam menghadapi putaran-putaran berikutnya.
Dengan usia yang masih muda dan pengalaman yang terus bertambah, pembalap binaan Astra Honda itu diyakini memiliki peluang untuk mencatatkan hasil yang lebih baik sebelum musim Moto3 2026 berakhir.
Sebagaimana dikutip VOI pada 28 Juli 2026, Veda menutup evaluasinya dengan optimistis, "Saya akan terus bekerja keras bersama tim. Terima kasih atas dukungan dari masyarakat Indonesia, semoga pada balapan berikutnya kami bisa memberikan hasil yang lebih membanggakan." (VOI, 28 Juli 2026).
Penulis: Mochammad Feriel Alfaritzy
Editor : M. Ainul Budi