Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Sabet Emas Bola 15 di Lamongan, Pebiliar Muda Jember Jessie Tousca Sukses Jinakkan Level Provinsi!

Sidkin • Jumat, 26 Juni 2026 | 18:42 WIB
SUMBANG EMAS: Atlet Biliar Jember Jessie Tousca Anggra Villa (dua dari kanan) meraih juara 1 pada nomor Bola 15 Single Putra Kejurprov Jatim di Lamongan. (POBSI JEMBER)
SUMBANG EMAS: Atlet Biliar Jember Jessie Tousca Anggra Villa (dua dari kanan) meraih juara 1 pada nomor Bola 15 Single Putra Kejurprov Jatim di Lamongan. (POBSI JEMBER)

Radar Jember – Regenerasi atlet biliar Jember mulai menunjukkan hasil. Di tengah persaingan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Biliar Jawa Timur 2026 di Kabupaten Lamongan, Kontingen Jember sudah memastikan satu medali emas.

Ini perolehan sementara dan masih berpeluang menambah perolehan medali pada nomor yang belum selesai dipertandingkan.

Medali emas tersebut dipersembahkan Jessie Tousca Anggra Villa pada nomor bola 15 single putra. Raihan itu menjadi modal berharga bagi Jember yang menurunkan delapan atlet di berbagai kategori.

Baca Juga: 18 Negara Resmi Lolos ke 32 Besar Piala Dunia, Berikut Daftarnya

Dari lima nomor yang diikuti, sejauh ini baru satu nomor yang berhasil menembus podium tertinggi. Namun peluang menambah medali masih terbuka karena pertandingan nomor bola 9 dan bola 10 masih berlangsung hingga Jumat (26/6).

Ketua Pengurus Kabupaten Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Jember Agus Hadi Santoso mengatakan, hasil yang diraih saat ini cukup menggembirakan mengingat mayoritas atlet yang diturunkan merupakan wajah-wajah baru hasil regenerasi.

Kejurprov kali ini juga menjadi ajang mengukur kemampuan atlet muda sebelum menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.

Menurut Agus, dari tujuh atlet yang sudah bertanding pada hari-hari awal, sempat ada dua atlet yang masih bertahan di nomor single.

Akan tetapi, persaingan yang ketat membuat langkah mereka terhenti sebelum mencapai target yang diharapkan. Bahkan beberapa atlet yang sebelumnya diproyeksikan menjadi andalan juga harus gugur lebih cepat dari perkiraan.

Baca Juga: Club Brugge Mulai Dekati Yann Sommer, Kontak Awal dengan Kiper Inter Milan Sudah Terjalin

Meski demikian, Agus menilai faktor nonteknis turut memengaruhi hasil pertandingan. Dari sisi mental, para atlet dinilai sudah menunjukkan perkembangan yang baik ketika menghadapi lawan-lawan dari berbagai daerah.

"Kalau evaluasi teknis tidak ada yang terlalu menonjol. Mental anak-anak sudah bagus. Hanya memang ada faktor keberuntungan juga. Kalau teknis yang masih kurang, itu tinggal diasah lagi," katanya kepada Jawa Pos Radar Jember melalui sambungan telepon, kemarin (25/6)

Kejurprov yang berlangsung mulai Selasa hingga Sabtu (27/6) itu sekaligus menjadi bagian dari proses pembentukan skuad masa depan Jember. Sebab sebagian besar atlet yang turun masih berusia muda, mulai kelahiran 2005 hingga 2009.

Karena itu, POBSI Jember menjadikan kejuaraan ini sebagai ajang uji nyali sekaligus pengalaman bertanding di level provinsi. "Ini memang test case kami untuk menyongsong Porprov 2027.

Hari ini (kemarin, Red) masih ada dua yang bermain. Semoga bisa lolos hingga babak final dan menambah medali emas untuk Jember," pungkasnya. (kin/dwi)

 

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #biliar #POBSI #Kejurprov