AMERIKA SERIKAT, Radar Jember - Pertarungan perebutan gelar kelas welter UFC antara Islam Makhachev dan Ian Machado Garry dipastikan menjadi sorotan utama dalam ajang UFC 330 yang akan digelar pada 15 Agustus mendatang di Xfinity Mobile Arena, Philadelphia.
Baca Juga: Dari Penantang Jadi Raja: Justin Gaethje Akhirnya Taklukkan Dunia UFC
Duel ini mempertemukan juara bertahan melawan penantang muda yang tengah naik daun.
Makhachev datang dengan status sebagai penguasa baru kelas welter setelah tampil dominan saat merebut gelar dari Jack Della Maddalena pada UFC 322.
Petarung asal Dagestan tersebut sebelumnya telah mencatatkan empat kali pertahanan gelar kelas ringan sebelum memutuskan naik divisi.
Baca Juga: Justin Gaethje: Dari Pegulat Kampus hingga Raja Oktagon yang Ditempa Darah dan Api
Keputusan itu terbukti tepat setelah ia langsung menguasai kelas welter.
Sementara itu, Garry mengamankan status penantang utama berkat performa impresif. Ia sukses meraih kemenangan beruntun atas Carlos Prates dan mantan juara Belal Muhammad.
Baca Juga: Ilia Topuria: Dari Anak Perantau hingga Sang “El Matador” Jadi Penguasa Oktagon Dunia
Menjelang laga besar ini, Garry melontarkan pernyataan percaya diri. Ia menilai dirinya akan menjadi juara yang lebih aktif dibandingkan Makhachev jika berhasil merebut sabuk.
Petarung Irlandia tersebut juga menyoroti frekuensi bertanding sang juara yang dinilai terlalu jarang. Ia bahkan menyebut divisi akan lebih hidup jika dirinya memegang gelar.
Garry turut membuka peluang sejumlah pertarungan besar, termasuk potensi duel ulang melawan Shavkat Rakhmonov hingga menghadapi nama-nama seperti Michael Morales dan Sean Brady.
Menurutnya, kelas welter saat ini merupakan divisi paling kompetitif di UFC. Banyak petarung berbakat yang siap menciptakan laga spektakuler.
Meski demikian, Garry tetap menghormati Makhachev sebagai salah satu petarung terbaik. Ia menyadari bahwa laga ini akan menjadi ujian terbesar dalam kariernya.
Editor : Faqih Humaini