Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Persahabatan Tak Terduga: Islam Makhachev Kirim Pesan Menyentuh untuk Dustin Poirier 

Faqih Humaini • Jumat, 25 Juli 2025 | 19:05 WIB
BERSANTAI: Islam Makhachev saat menikmati masa liburannya (ig:islammakhachev)
BERSANTAI: Islam Makhachev saat menikmati masa liburannya (ig:islammakhachev)

NEW ORLEANS, Radar Jember - Islam Makhachev, mantan rival dan juara ringan UFC, mengirim pesan penuh kehangatan kepada Dustin Poirier setelah pertarungan terakhirnya di UFC 318.

Meski Poirier kalah dari Max Holloway, dukungan Makhachev mengungkap ikatan kuat di balik persaingan keras mereka.

Makhachev menegaskan, “Congratulations, Dustin. You’re truly one of the greatest to ever step into the cage. It was an honor and a privilege to share it with you,” seperti diungkap oleh Bloody Elbow.

Hubungan mereka lebih dari sekadar lawan.

Makhachev dan Poirier ternyata memiliki komunikasi intens di luar oktagon.

“We text each other a lot… I will root for him 100%,” ungkap Makhachev sebelum duel terakhir Poirier.

Pesan emosional tersebut mencerminkan penghargaan mendalam seorang juara terhadap pejuang veteran.

Makhachev, yang terakhir menang atas Poirier di UFC 302, kini menunjukkan respect dan solidaritas tinggi.

Reaksi Makhachev juga menegaskan nilai rivalitas yang positif dalam olahraga: persaingan keras berujung pada penghargaan tulus setelah kompetisi selesai.

Ini menunjukkan olahraga tak sekadar soal menang atau kalah.

Pesan ini menjadi sorotan karena berasal dari sang juara saat ini—sebuah bentuk pengakuan bahwa kontribusi Poirier terhadap MMA tak akan terlupakan.

Makhachev pun berharap Poirier menutup kariernya dengan kebanggaan.

Dalam catatan sejarah MMA, sikap sportif antarpetarung seperti ini semakin bernilai karena menunjukkan bahwa kompetisi tinggi bisa dibarengi etika dan penghormatan sesama pejuang. (faq)

Editor : M. Ainul Budi
#Dustin Poirier #Max Holloway #Islam makachev #BMF