NORTH DAKOTA, Radar Jember - Petarung berdarah Indonesia, Bilal Hasan, kembali menorehkan prestasi gemilang di pentas Mixed Martial Arts (MMA) Amerika Serikat.
Dalam laga utama CFFC 130 yang digelar di 4 Bears Casino & Lodge, North Dakota, Jumat (6/6), Bilal sukses mempertahankan gelar juara kelas flyweight usai menumbangkan Jason Eastman lewat kemenangan TKO di ronde keempat.
Kemenangan Bilal datang setelah duel intens selama tiga ronde awal.
Di ronde keempat, Bilal melepaskan tendangan ke arah tubuh yang langsung disusul rangkaian pukulan cepat dan akurat.
Wasit Eric McMahon akhirnya menghentikan pertarungan di menit ke-1:46, menyatakan kemenangan teknis bagi petarung yang dijuluki “Billy The Indoninja” itu.
Catatan tak terkalahkan Bilal pun kembali diperpanjang.
Kini ia mengoleksi rekor profesional 7-0, dengan dua kemenangan terakhir diraih secara KO/TKO.
Sebelumnya, ia juga tampil dominan saat menaklukkan Brian Hauser pada Februari lalu.
Usai pertandingan, Bilal mempersembahkan kemenangannya kepada masyarakat Indonesia.
Ia mengibarkan bendera merah putih di tengah arena, menunjukkan kebanggaannya sebagai petarung keturunan Indonesia.
“Terima kasih untuk semua doa dan dukungannya. Ini untuk Indonesia,” ujarnya melalui akun media sosialnya.
Bilal lahir di Oahu, Hawaii, dan besar di AS, namun darah Indonesia mengalir kuat dalam dirinya.
Sejak usia empat tahun ia telah belajar taekwondo, sebelum akhirnya menekuni dunia MMA pada 2021.
Gaya bertarungnya yang agresif namun terkontrol membuatnya jadi salah satu prospek cerah di kelas flyweight.
Dalam laga melawan Eastman, Bilal menunjukkan kematangan strategi.
Kombinasi striking cepat dan penguasaan jarak jadi kunci kemenangan.
Tendangan ke arah badan lawan yang diikuti pukulan bertubi-tubi membuat Eastman tak mampu melanjutkan pertarungan.
Meski sudah memegang sabuk juara CFFC, Bilal tak ingin berpuas diri.
Ia mengaku siap naik kelas ke ajang yang lebih besar seperti UFC. “Saya siap kapan pun jika dipanggil.
Saya ingin menunjukkan bahwa petarung Indonesia juga bisa bersinar di level tertinggi,” tegasnya. (faq)
Editor : Nur Hariri