radarjember.id - Amalia Cahaya Pratiwi atau Tiwi mengaku, bahwa kekalahan dia bersama Febriana Dwipuji Kusuma di final ganda putri Thailand Open 2024 kemarin di Bangkok, Thailand karena beberapa faktor.
Tiwi menyabut, dia bersama Ana, panggilan akrab Febriana sudah bermain maksimal.
"Sebenarnya kami dari awal sudah mempersiapkan pertandingan hari ini dengan baik. Hanya selama pertandingan kami tidak bisa keluar dari tekanan lawan," kata Tiwi.
"Kami juga bermain terlalu hati-hati dan lawan memanfaatkan kesempatan itu untuk mencari serangan dan menambah poin," imbuhnya.
Tiwi menambahkan, dia dan Ana bermain dalam tekanan lawan.
"Berbeda dengan penampilan kami kemarin yang lebih rapi, di laga final ini kami tidak bisa melawan tekanan itu. Kami benar-benar kesulitan untuk keluar dari zona tekanan itu," lanjut Tiwi.
"Setelah ini kami akan melanjutkan pertandingan ke Malaysia Masters. Dengan waktu yang demikian pendek akan kami manfaatkan untuk mengembalikan kondisi. Semoga hasilnya nanti bisa lebih baik lagi," pungkasnya. (bud)
Editor : Radar Digital