RADARJEMBER - Penampilan salah satu peserta Simbang Kulon Night Carnival (SKNC) 2026 yang digelar di Simbang Kulon, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan menjadi perhatian setelah video pertunjukan tersebut beredar luas di media sosial.
Sorotan publik kemudian membuat pihak panitia memberikan penjelasan mengenai proses pelaksanaan karnaval.
Perwakilan panitia SKNC 2026, Ziyad Azizi, mengatakan pihaknya tidak mengetahui secara rinci konsep penampilan yang dibawakan Tim Sim One atau Simbangkulon Gang 1.
Menurut Ziyad, panitia tidak melakukan pengawasan secara mendalam terhadap konsep maupun atribut yang akan digunakan peserta sebelum penampilan berlangsung.
Baca Juga: Dari YouTube ke Panggung Pekalongan, Atraksi Seminggu Ini Jadi Sorotan
Sedangkan dari sisi peserta, Ketua Tim Kreatif Sim One, M Akhid, menegaskan bahwa tujuan tim mengikuti karnaval adalah memberikan hiburan kepada warga dan tidak bermaksud menampilkan unsur satanisme.
Keterangan tersebut membuat aspek koordinasi antara penyelenggara dan peserta menjadi bagian yang ikut mendapat perhatian publik setelah penampilan tersebut menuai sorotan.
Dalam sebuah karnaval, informasi mengenai tema, kostum, hingga konsep pertunjukan dapat menjadi bagian penting untuk membantu penonton memahami penampilan yang disaksikan.
Penjelasan tersebut juga dapat membantu dewan juri melihat makna, filosofi, serta pesan yang ingin disampaikan peserta melalui kostum dan pertunjukan yang mereka bawakan.
Pada sejumlah penyelenggaraan karnaval, peserta juga dapat menyiapkan sinopsis atau penjelasan mengenai konsep penampilan yang kemudian disampaikan kepada penonton melalui pembawa acara ketika peserta tampil.
Karena itu, persoalan yang muncul dalam SKNC 2026 tidak hanya berkaitan dengan penampilan yang kemudian menjadi viral, tetapi juga bagaimana proses komunikasi antara peserta dan panitia mengenai konsep penampilan sebelum acara berlangsung.
Peristiwa tersebut pada akhirnya dapat menjadi bahan evaluasi mengenai pentingnya komunikasi antara penyelenggara dengan peserta, terutama terkait konsep, atribut, dan materi pertunjukan yang akan ditampilkan di ruang publik.
Dengan adanya informasi yang lebih jelas sebelum peserta tampil, penonton maupun pihak penyelenggara dapat memiliki pemahaman yang sama mengenai pesan yang hendak disampaikan melalui sebuah pertunjukan.
Penulis : Muhammad Rohman Setiawan
Editor : M. Ainul Budi