Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dari YouTube ke Panggung Pekalongan, Atraksi Seminggu Ini Jadi Sorotan

R
Atraksi teatrikal berkostum monster di SKNC 2026 disiapkan sekitar satu pekan dengan referensi dari sejumlah pertunjukan di YouTube. (tangkapan layar dari akun tiktok @si_insecurexxx)
Atraksi teatrikal berkostum monster di SKNC 2026 disiapkan sekitar satu pekan dengan referensi dari sejumlah pertunjukan di YouTube. (tangkapan layar dari akun tiktok @si_insecurexxx)

Advertisement

RADAR JEMBER– Sebuah pertunjukan teatrikal dalam Simbang Kulon Night Carnival (SKNC) 2026 menjadi perhatian setelah video penampilannya ramai diperbincangkan. Di balik aksi para peserta berkostum monster, ternyata konsep tersebut dipersiapkan dalam waktu sekitar satu minggu.

Kontingen Simbang Kulon Gang 1 menjadi salah satu peserta yang membawa konsep teatrikal bernuansa horor dalam karnaval yang berlangsung di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Kamis (10/9/2026).

Ketua kontingen, Muhammad Akhid, mengatakan ide pertunjukan tersebut disusun dengan melihat berbagai referensi penampilan yang ditemukan di YouTube. Sementara kostum monster yang digunakan dalam pertunjukan disebut disewa dari Malang, Jawa Timur.

Advertisement

Bukan hanya kostum yang menjadi perhatian. Dalam pertunjukan tersebut juga terdapat sejumlah properti teatrikal, termasuk peti mati. Salah satu adegan yang kemudian menuai sorotan adalah penyembelihan kambing yang dilakukan dalam rangkaian atraksi.

Pihak kontingen memberikan penjelasan bahwa adegan tersebut tidak dimaksudkan sebagai ritual tertentu. Menurut Akhid, penyembelihan kambing berkaitan dengan acara rahatan yang dilakukan setelah kegiatan.

Di tengah ramainya pembahasan mengenai pertunjukan tersebut, kabar duka datang dari kontingen yang sama. Ahmad Faiz (41), salah satu peserta yang mengenakan kostum monster, meninggal dunia setelah mengikuti karnaval.

Advertisement

Faiz diketahui sudah mengalami kelelahan dan kurang tidur selama beberapa hari sebelum acara. Berdasarkan keterangan keluarga yang disampaikan Kapolsek Buaran AKP Sunarto, Faiz bahkan disebut hanya tidur sekitar satu jam dalam beberapa hari.

Usai karnaval, rombongan tiba di rumah sekitar tengah malam. Faiz masih sempat berbincang dengan teman-temannya sebelum pulang dan beristirahat. Setelah tidur, ia tidak bangun ketika dibangunkan oleh istrinya.

Peristiwa tersebut kemudian menjadi bahan evaluasi bagi kontingen. Selain menjelaskan konsep pertunjukan, mereka juga berencana mengevaluasi persiapan dan pelaksanaan kegiatan untuk acara berikutnya.

Pemerintah Kabupaten Pekalongan turut meminta klarifikasi mengenai pertunjukan yang viral tersebut. Peserta disebut mengaku tidak memahami makna sejumlah simbol dan istilah yang kemudian dikaitkan masyarakat dengan “ritual satanic”.

Advertisement

Artikel Terkait

Diduga menjadi Tumbal Simbang Kulon Night Carnival (SKNC) 2026: Keluarga tegaskan Hanya Kelelahan

Diduga menjadi Tumbal Simbang Kulon Night Carnival (SKNC) 2026: Keluarga tegaskan Hanya Kelelahan

salah satu peserta dalam Simbang kulon Night Carnival ( SKNC) 2026 di Pekalongan yang tampil dengan kostum dalam teatrikal horor yang sempat viral karena disebut mirip ritual satanic dikabarkan meninggal dunia.  Peserta

Dikecam Warganet: Karnaval di Pekalongan Unsur Satanic Dalam Perayaan Maulid Nabi?

Dikecam Warganet: Karnaval di Pekalongan Unsur Satanic Dalam Perayaan Maulid Nabi?

Panitia dan peserta yang mengikuti Simbang Kulon Night carnival (SKNC) 2026 di Pekalongan, Jawa tengah, menyampaikan permintaan maafnya setelah salah satu dari penampilan di acara tersebut menuai perdebatan di media sosi

Persiapan Panitia Simbang Kulon Night Carnival 2026 Dipertanyakan? Tak Tahu Konsep Peserta

Persiapan Panitia Simbang Kulon Night Carnival 2026 Dipertanyakan? Tak Tahu Konsep Peserta

Penampilan salah satu peserta Simbang Kulon Night Carnival (SKNC) 2026 yang digelar di Simbang Kulon, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan menjadi perhatian setelah video pertunjukan tersebut beredar luas di media sos

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer