RADAR JEMBER - Eskalasi tragedi kemanusiaan yang terjadi dalam kegiatan Pelatihan Kepemimpinan dan Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan (SPPI) Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) kini memicu reaksi keras dari jajaran legislatif di Senayan.
Jumlah korban jiwa yang terus bertambah di dalam barak latihan bergaya militer tersebut membuat Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI langsung turun tangan mendesak adanya pertanggungjawaban penanganannya.
Baca Juga: Ini Nama-nama Calon Manajer SPPI KDMP yang Tewas Usai Latihan Militer
Anggota Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini, menegaskan keselamatan peserta harus menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan latsarmil.
Menurutnya, pelatihan tersebut tetap penting untuk membangun karakter, kepemimpinan, disiplin, integritas, daya tahan mental, kemampuan bekerja sama, hingga kesiapan mengambil keputusan di bawah tekanan.
Namun, seluruh proses harus didukung standar keselamatan yang lebih ketat.
"Saya berpendapat program ini sebaiknya tetap dilanjutkan, tetapi dengan standar keselamatan yang lebih ketat, pengawasan yang lebih profesional, serta evaluasi berbasis bukti," kata Amelia di Jakarta, Kamis (25/6/2026).
Ia juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya tiga peserta SPPI yang mengikuti latsarmil dalam program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP).
Editor : M. Ainul Budi