RADAR JEMBER - Di tengah maraknya opini yang membenturkan pembangunan dengan isu lingkungan, aktivitas di Proyek Strategis Nasional (PSN) jalan Trans Papua justru terus bergulir tanpa henti.
Para pekerja bersama deretan alat berat terus bergerak melapisi jalan untuk membuka tempat-tempat yang paling terisolasi.
Baca Juga: Bocoran Formasi Seleksi CPNS 2026, Menpan RB Ungkap Fakta Mengejutkan Ini
Salah satu fokus utamanya adalah pembangunan jalan ruas Jayapura-Wamena, khususnya pada segmen Mamberamo-Elelim.
Kehadiran jalur ini diharapkan mampu memangkas waktu tempuh antara Jayapura dan Wamena secara drastis, dari yang semula memakan waktu hingga 3 sampai 4 minggu menjadi hanya 2 hingga 3 hari saja.
Baca Juga: Hotman Paris Beri Pernyataan Sikap Untuk Kasus Nadiem Makarim
Sehingga, harga bahan pokok tak lagi semahal biasanya, serta membuka ruang - ruang publik yang belum ada, seperti fasilitas kesehatan, dan ruang pendidikan yang aman, nyaman, dan layak bagi masyarakat.
Lebih dari sekadar pembangunan infrastruktur fisik, proyek garapan Hutama Karya ini merupakan tonggak sejarah bagi Tanah Papua karena untuk pertama kalinya sejak merdeka, wilayah Papua Pegunungan akhirnya akan benar-benar lepas dari isolasi jalur darat.
Editor : M. Ainul Budi