RADAR JEMBER - Kini informasi terbaru yang beredar, bahwa Koperasi Merah Putih siap menjual sejumlah bahan pokok bagi masyarakat.
Salah satunya adalah LPG 3 kilogram atau gas melon.
Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) resmi ditunjuk pemerintah sebagai garda terdepan dan ujung tombak distribusi kebutuhan pokok masyarakat di tingkat desa.
Salah satu komitmen besar yang diwujudkan adalah penyaluran gas elpiji ukuran 3 kilogram dengan harga yang jauh lebih murah dan terjangkau.
Baca Juga: Tiap Koperasi Merah Putih Punya Kendaraan Operasional Sendiri, Ini Rincian Jumlah Mobil dan Truknya
Melalui kebijakan strategis ini, elpiji akan dijual setara harga di tingkat agen, yakni berkisar di angka Rp16.000 - 18000 per tabung.
Langkah ini dilakukan agar masyarakat tidak lagi terbebani oleh selisih biaya distribusi yang selama ini kerap membuat harga di tingkat konsumen menjadi melambung tinggi.
Kebijakan ini menjadi solusi nyata memangkas rantai pasok yang selama ini terbilang panjang.
Selama bertahun-tahun, elpiji 3 kilogram sering mengalami kenaikan harga yang tidak wahan saat reaching ke tangan pengecer, karena harus melewati banyak pihak dan jalur distribusi.
Kini, dengan keberadaan Kopdes Merah Putih, alur penyaluran menjadi jauh lebih sederhana, langsung dari agen resmi ke koperasi, lalu diserahkan ke warga, tanpa ada tambahan biaya dari pihak perantara yang kerap membebani harga akhir.
Pemerintah menegaskan bahwa langkah ini diambil demi menjaga ketersediaan dan stabilitas harga energi di seluruh pelosok negeri, baik di daerah utama maupun wilayah terpencil.
Kopdes Merah Putih memegang peran krusial untuk memastikan elpiji 3 kilogram sebagai barang bersubsidi, benar-benar dinikmati oleh warga yang berhak menerimanya, dengan harga wajar dan kemudahan akses.
Editor : M. Ainul Budi