RADAR JEMBER - Jawa Barat sudah saatnya punya lompatan baru dalam konektivitas transportasi dan pembangunan wilayah.
Pertumbuhan penduduk terus bergerak cepat, pusat ekonomi baru mulai bermunculan, kawasan industri semakin meluas, dan kebutuhan mobilitas masyarakat semakin tinggi.
Namun masih banyak wilayah strategis yang belum terhubung jalur kereta api modern.
Baca Juga: Spoor Putar, Warisan Teknologi Perkeretaapian Era Belanda yang Masih Bertahan di Daop 9 Jember
Melalui rancangan usulan Grand Design Rel Kereta KAI Masa Depan Jawa Barat, kami mendorong hadirnya pembangunan jalur kereta baru yang mampu membuka akses ekonomi, mempercepat distribusi logistik, mengurangi kemacetan, serta menciptakan pemerataan pembangunan antarwilayah.
Jalur ini bukan hanya tentang transportasi, tetapi tentang masa depan Jawa Barat yang lebih terhubung, lebih maju, dan lebih siap menghadapi pertumbuhan urban di masa mendatang.
Lokasi Potensial Jalur dan Stasiun Baru :
- Cirebon
- Majalengka
- Kertajati
- Patimban
- Sumedang
- Rancaekek
- Jatinangor
- Bogor
- Ciawi
- Gadog
- Megamendung
- Cisarua
- Puncak
- Cianjur
- Bandung
- Lembang
- Subang
- Pelabuhan Ratu
- Sindangbarang
- Cidaun
- Cileungsi
- Jonggol
- Cianjur
Mengapa jalur ini penting :
- Wilayah Jonggol dan Cileungsi kini berkembang menjadi pusat kepadatan penduduk baru yang membutuhkan transportasi massal modern.
- Pantai Selatan Jawa Barat masih minim konektivitas rel kereta api padahal memiliki potensi besar untuk pariwisata, ekonomi, dan distribusi logistik.
- Kawasan industri, pelabuhan, bandara, dan pusat ekonomi baru membutuhkan jaringan transportasi yang saling terhubung agar pertumbuhan wilayah lebih merata dan efisien.
- Kereta api bukan sekadar alat transportasi. Ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan masyarakat Jawa Barat.
Editor : M. Ainul Budi