RADAR JEMBER - Pemerintah tengah menyiapkan pasukan khusus untuk mengawal lumbung pangan tanah air. Bukan sekadar pengelola biasa, sebanyak 35.476 calon manajer Koperasi Desa (Kopdes) dan Kampung Nelayan Merah Putih bakal segera diterjunkan ke lapangan.
Namun sebelum resmi bertugas, mereka harus melewati satu tahap krusial: Latihan Dasar Militer Komponen Cadangan (Komcad).
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengungkapkan bahwa gemblengan fisik dan mental ini adalah bagian tak terpisahkan dari proses rekrutmen.
Selain pelatihan manajerial dan kompetensi bidang, unsur kedisiplinan militer disuntikkan agar para pengelola pangan ini memiliki ketangguhan dan loyalitas tinggi dalam menjaga kedaulatan pangan nasional.
Antusiasme publik terhadap program ini sangat masif. Dari total 639.732 pendaftar, hanya sekitar 483 ribu peserta yang berhasil melaju ke tahap tes kompetensi.
Saat ini, persaingan sedang memuncak dalam ujian berbasis Computer Assisted Test (CAT) yang digelar di 72 lokasi di seluruh Indonesia hingga 12 Mei mendatang.
Baca Juga: UPDATE Terbaru Jadwal Pengumuman Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih
Sistem CAT digunakan untuk memastikan proses seleksi berjalan transparan dan objektif, serupa dengan standar penerimaan ASN.
Pemerintah ingin memastikan bahwa mereka yang terpilih adalah talenta terbaik yang benar-benar kompeten secara intelektual.
Menuju Pengumuman Final
Setelah tes kompetensi berakhir, para peserta tidak bisa bersantai. Mereka yang lolos harus bersiap menghadapi rangkaian tes lanjutan mulai tanggal 20 hingga 31 Mei 2026, yang meliputi pemeriksaan kesehatan serta tes mental ideologi.
Momen penentuan akan jatuh pada 7 Juni 2026, saat hasil akhir seleksi resmi diumumkan.
Mereka yang namanya tercantum dalam daftar tersebut akan langsung bersiap memasuki kawah candradimuka pelatihan Komcad sebelum akhirnya ditempatkan di garis depan ekonomi desa.
Editor : M. Ainul Budi