Radar Jember - Kegiatan tahlilan dan doa bersama digelar PT Kereta Api Indonesia (Persero) sebagai bagian dari penanganan lanjutan pascakejadian yang melibatkan pelanggan.
Agenda ini diikuti jajaran direksi dan komisaris, termasuk Direktur Utama Bobby Rasyidin.
Di tengah kegiatan tersebut, data penanganan korban mulai terungkap.
Tercatat 84 pelanggan telah kembali ke rumah masing-masing setelah mendapatkan penanganan awal.
Sementara itu, masih ada 17 pelanggan yang hingga kini menjalani proses pemulihan.
Pendampingan terhadap korban tidak hanya berhenti pada evakuasi.
PT KAI membuka posko layanan yang mencakup informasi dan administrasi, koordinasi lanjutan, hingga layanan trauma healing, baik secara tatap muka maupun telemedicine.
Selain penanganan korban, perhatian juga tertuju pada barang milik pelanggan.
Berdasarkan data posko, sebanyak 115 barang ditemukan di lokasi kejadian.
Dari jumlah tersebut, 61 barang telah berhasil dikembalikan kepada pemiliknya.
Sisanya, yakni 54 barang, masih menunggu proses pengambilan oleh pelanggan.
Proses pengembalian dilakukan melalui layanan lost and found yang dipusatkan di Posko Bekasi Timur.
Petugas mencatat identitas barang dan pemilik untuk memastikan tidak terjadi kesalahan distribusi.
Baca Juga: Siapa Orang Tua Dirut PT KAI Bobby Rasyidin? Ini Biodata dan Riwayat Pendidikannya
Kegiatan doa bersama sendiri menjadi bagian dari rangkaian penanganan, di samping proses pendataan dan pemulihan.
Dalam kesempatan itu, jajaran manajemen juga melakukan peletakan bunga sebagai bentuk penghormatan.
Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin menyebut penanganan akan terus berjalan hingga seluruh korban dan barang pelanggan tertangani.
“Fokus kami memastikan seluruh pelanggan mendapatkan pendampingan dan haknya terpenuhi,” ujarnya. (dhi)
Editor : M ADHI SURYA