Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

140 Bus Shalawat Siaga 24 Jam, Jemaah Haji Tak Perlu Lama Menunggu di Ajyad, Begini Rutenya

Faqih Humaini • Senin, 4 Mei 2026 | 20:48 WIB

 

Jamaah calon haji berjalan menuju bus di Terminal Shib Amir, kawasan Masjidil Haram, (ft:ANTARA)
Jamaah calon haji berjalan menuju bus di Terminal Shib Amir, kawasan Masjidil Haram, (ft:ANTARA)

 

MAKKAH, Radar Jember – Layanan transportasi bagi jemaah haji Indonesia terus diperkuat.

 Sebanyak 140 unit bus shalawat disiagakan di Terminal Bus Ajyad untuk menunjang mobilitas jemaah selama berada di Makkah, Arab Saudi.

 Armada ini dipastikan beroperasi penuh guna mengantar jemaah dari pemondokan menuju Masjidil Haram dan sebaliknya.

Terminal Bus Ajyad sendiri menjadi salah satu titik vital karena lokasinya sangat dekat dengan Masjidil Haram.

Baca Juga: Dirjen Imigrasi Minta Kewaspadaan Ditingkatkan, Haji Ilegal Jadi Ancaman Serius

Jaraknya hanya sekitar 150 meter dari pelataran, sehingga memudahkan jemaah yang turun dari bus untuk langsung melanjutkan perjalanan ibadah dengan berjalan kaki.

Kepala Pos Terminal Bus Ajyad, Kapten M Rif’at Sitorus, menjelaskan bahwa seluruh armada difokuskan untuk melayani jemaah yang tinggal di wilayah Misfalah sektor 7, 8, dan 9. Saat ini, rute yang telah aktif dilayani meliputi rute 16, 17, dan 18.

Baca Juga: 23 WNI Gagal Berangkat Haji Ilegal di Bandara Soetta, Satu Orang Diduga Koordinator, Begini Kronologinya

Ke depan, layanan tersebut akan diperluas seiring dengan bertambahnya jumlah jemaah yang tiba di Makkah.

Rute 19 hingga 21 direncanakan segera beroperasi setelah seluruh jemaah di kawasan Misfalah telah menempati pemondokan masing-masing.

Sitorus menegaskan, sistem operasional bus menggunakan pola shuttle yang berjalan selama 24 jam tanpa henti.

Dengan sistem ini, bus terus berputar sehingga jemaah tidak perlu menunggu lama di halte.

“Waktu tunggu rata-rata hanya lima sampai sepuluh menit. Bus tidak pernah terlambat karena terus bergerak,” ujarnya saat ditemui tim Media Center Haji.

Selain itu, pihaknya juga menyiapkan skema antisipasi jika terjadi kekurangan armada di jalur tertentu.

Jemaah akan diarahkan ke rute lain yang tersedia agar tetap bisa terlayani dengan cepat dan nyaman.

Dengan sistem yang telah berjalan ini, operasional bus shalawat di Terminal Ajyad selama empat hari terakhir dilaporkan berlangsung lancar tanpa kendala berarti.

Hal ini menjadi bukti kesiapan layanan transportasi dalam mendukung kelancaran ibadah jemaah haji Indonesia.

Editor : Faqih Humaini
#haji 2026 #Haji