Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

34 Kopdes Merah Putih Belum Operasional Maksimal: Terganjal Pasokan Sembako hingga Stok Gas LPG

Imron Hidayatullahh • Kamis, 30 April 2026 | 15:25 WIB
Ilustrasi Koperasi Desa Merah Putih. Puluhan Kopdes di Tangerang belum beroperasi. (foto diolah dengan AI)
Ilustrasi Koperasi Desa Merah Putih. Puluhan Kopdes di Tangerang belum beroperasi. (foto diolah dengan AI)

Radar Jember – Sebanyak 34 unit Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Kabupaten Tangerang, Banten, dilaporkan belum dapat beroperasi secara maksimal.

Berdasarkan evaluasi Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang, kendala utama yang dihadapi adalah tersendatnya pasokan barang kebutuhan pangan serta persoalan teknis kepengurusan.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang, Anna Ratna Maemunah, menjelaskan bahwa pihaknya tengah berupaya menyambungkan koperasi dengan para pemasok utama untuk mengatasi keterbatasan stok.

Baca Juga: Sempat Alot! Kopdes Merah Putih Ini Jadi Proyek Percontohan Nasional meski Hadapi Tantangan Lahan hingga Anggaran

Krisis Pasokan dari Supplier Utama

Keterbatasan pasokan menjadi penghambat serius bagi operasional koperasi di tingkat desa. Anna mencontohkan, distribusi gas LPG dari Pertamina saat ini belum mampu memenuhi tingginya permintaan masyarakat di lapangan.

"Kendala permasalahan terkait supplier. Contohnya, Pertamina hanya sanggup mengirimkan 200 tabung LPG, sedangkan kebutuhan masyarakat lebih dari itu. Makanya, kami datangkan sumbernya langsung dari ID FOOD, Bulog, hingga Pertamina untuk mencari solusi," ujar Anna, Kamis (30/4/2026).

Progres Operasional Koperasi

Meski terdapat puluhan unit yang terhambat, Anna memaparkan bahwa mayoritas koperasi di Kabupaten Tangerang sebenarnya sudah mulai melayani warga. Dari total 274 unit Kopdes Merah Putih yang direncanakan:

Baca Juga: Presiden Prabowo Bakal Resmikan 25.000 Kopdes Merah Putih yang Dibangun Selama Setahun: 'Ada Nggak Dalam Sejara Dunia?'

Faktor Kepengurusan dan Pembinaan

Selain masalah logistik, evaluasi dinas juga menemukan adanya kendala teknis internal, seperti pergantian kepengurusan di tingkat desa.

Hal ini menyebabkan transisi manajemen tidak berjalan mulus, sehingga pelayanan kepada anggota terganggu. Anna menegaskan bahwa Dinas Koperasi tidak akan tinggal diam.

Proses pembinaan akan terus dilakukan secara berkelanjutan bagi 34 unit tersebut agar bisa segera menyusul 240 unit lainnya yang sudah berjalan.

Langkah ini krusial untuk memastikan fungsi ekonomi koperasi sebagai penyedia pangan murah di desa tetap terjaga.

Editor : Imron Hidayatullahh
#KDMP #Koperasi Desa Merah Putih #tangerang #bulog #Kopdes Merah Putih