Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Teka-teki Motor Listrik MBG! Mirip Volta Godam hingga Produk Alibaba, Kepala BGN Akhirnya Ungkap Faktanya!

Imron Hidayatullahh • Rabu, 15 April 2026 | 14:32 WIB
Ilustrasi motor listrik Kollter ES1-X PRO (hitam) dan Volta Godam yang identik dengan Emmo JVX GT yang diborong BGN. (foto diolah dengan AI)
Ilustrasi motor listrik Kollter ES1-X PRO (hitam) dan Volta Godam yang identik dengan Emmo JVX GT yang diborong BGN. (foto diolah dengan AI)

Radar Jember – Kehadiran motor listrik Emmo JVX GT sebagai armada operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memicu perbincangan hangat.

Pasalnya, sosok motor trail listrik ini dinilai memiliki kemiripan identik dengan jenama lain. Tak hanya satu, tapi beberapa jenama sekaligus.

Sebut saja Volta Godam yang sempat muncul di ajang IIMS 2022, hingga merek Kollter ES1-X PRO yang terpampang di laman e-commerce global, Alibaba.

Baca Juga: Kepala BGN Ungkap Alasan Borong 21 Ribu Motor Trail Listrik untuk Kepala SPPG, Tegaskan Tak Beli Lagi di 2026!

Secara visual, sulit membantah kemiripan antara Emmo dan Volta Godam. Mulai dari siluet bodi, sasis twin spar, hingga detail kecil seperti footstep dan lampu utama terlihat serupa.

Satu-satunya perbedaan fisik yang mencolok hanyalah desain piringan cakram depan.

Performa yang ‘Disunat’?

Kejanggalan justru muncul pada spesifikasi teknis. Meski sama-sama menggunakan baterai 72V 31Ah, Emmo JVX GT diklaim hanya memiliki jarak tempuh 70 km dengan kecepatan maksimal 80 km/jam.

Angka ini jauh di bawah klaim Volta Godam pada 2022 yang disebut mampu melesat hingga 96 km/jam dengan daya jelajah mencapai 140 km.

Baca Juga: Terbongkar! Motor Trail Listrik BGN Emmo JVX GT Ternyata Juga Punya Kembaran Identik, Pernah Mejeng di IIMS 2022

Bantahan Kepala BGN: ‘Ini Jenama Global’

Menanggapi isu branding produk di Alibaba, Kepala BGN Dadan Hindayana menegaskan bahwa unit yang mereka gunakan berbeda dengan yang dijual di toko daring tersebut.

Ia menjelaskan bahwa Emmo adalah merek yang dipasarkan di Indonesia, sementara untuk pasar Cina, Eropa, dan Amerika, motor ini menggunakan nama Tinbot.

Dadan juga menambahkan bukti kredibilitas merek ini dengan menyebutkan bahwa Tinbot telah dipamerkan di pameran otomotif bergengsi dunia, EICMA di Milan, Italia, serta telah digunakan secara resmi oleh kepolisian di Spanyol.

Analisis: Kerja Sama Pabrikan atau Produk White Label?

Melihat pola industri motor listrik saat ini, besar kemungkinan fenomena ini adalah kombinasi dari Produk White Label (ODM/OEM) dan Strategi Branding Regional.

Berikut beberapa poin alasannya:

Artinya, pabrikan asal mana pun bisa membeli desain dan sasis tersebut, lalu memberikan merek sendiri (Emmo di Indonesia, Kollter di pasar tertentu, atau Tinbot di Eropa).

Baca Juga: Motor Listrik BGN Emmo JVH Max kok Mirip Banget Sama Produk China? Diduga Hasil White Label dari Pabrikan Asal Zhejiang!

Ini sering terjadi ketika sebuah brand menyesuaikan performa motor agar lebih awet untuk kebutuhan operasional harian.

Namun, di dunia otomotif modern, memiliki satu desain untuk banyak merek (multi-branding) adalah strategi efisiensi biaya yang sangat umum.

Editor : Imron Hidayatullahh
#motor BGN #Emmo JVX GT #motor listrik mbg #motor listrik