Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

GERCEP! Buntut Pengadaan Motor Listrik, DPR RI Agendakan Pemanggilan Badan Gizi Nasional

M. Ainul Budi • Rabu, 8 April 2026 | 18:17 WIB
ilustrasi sepeda motor listrik yang diparkir di gudang SPPG MBG. (FOTO ILUSTRASI AI)
ilustrasi sepeda motor listrik yang diparkir di gudang SPPG MBG. (FOTO ILUSTRASI AI)

RADAR JEMBER - Langkah Badan Gizi Nasional (BGN) dalam melakukan pengadaan puluhan ribu unit motor listrik untuk operasional Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menarik perhatian parlemen. 

Komisi IX DPR RI menyatakan bakal memanggil pihak BGN guna meminta penjelasan komprehensif terkait kebijakan tersebut.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini, mengungkapkan bahwa pihaknya perlu mengetahui rincian urgensi serta mekanisme anggaran di balik pengadaan kendaraan operasional tersebut agar tidak menimbulkan polemik di masyarakat.

Baca Juga: Ditopang Sinergi Holding Ultra Mikro, Intip Kisah Siti Julaeha Perempuan yang Sukses Kembangkan Usaha Sambil Mengurus Rumah Tangga

“Komisi IX akan segera memanggil Badan Gizi Nasional untuk mendalami lebih jauh terkait rencana tersebut. Kami akan menanyakan bagaimana proses pengadaannya dan dari mana sumber anggarannya,” ujar Yahya dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (8/4/2026).

Yahya menekankan bahwa setiap anggaran yang dikeluarkan oleh BGN seharusnya memiliki korelasi langsung dengan keberhasilan program utama, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia ingin memastikan bahwa pengadaan motor listrik ini benar-benar menunjang efektivitas distribusi gizi di lapangan.

Baca Juga: Heboh! Motor Listrik Badan Gizi Nasional Harganya Rp49 Juta per Unit, Produsen Lokal Sebut Bisa Jauh Lebih Murah!

“Yang paling penting bagi kami adalah anggaran yang ada harus difokuskan untuk pelaksanaan makan bergizi secara maksimal di lapangan,” tegasnya.

Editor : M. Ainul Budi
#kepala bgn #sepeda motor listrik #SPPG