Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Heboh! Motor Listrik Badan Gizi Nasional Harganya Rp49 Juta per Unit, Produsen Lokal Sebut Bisa Jauh Lebih Murah!

Imron Hidayatullahh • Rabu, 8 April 2026 | 13:04 WIB
Motol listrik bergaya adventure, Emmo JVX GT, yang dibeli BGN untuk operasional SPPG.
Motol listrik bergaya adventure, Emmo JVX GT, yang dibeli BGN untuk operasional SPPG.

Radar Jember - Langkah Badan Gizi Nasional (BGN) dalam melakukan pengadaan puluhan ribu unit motor listrik untuk operasional tengah menjadi sorotan tajam publik.

Hal ini dipicu oleh nilai pengadaan yang dianggap fantastis untuk unit motor listrik bermerek Emmo JVX GT, yang dibanderol mencapai Rp49,95 juta per unit.

Berdasarkan data dari laman Inaproc, pengadaan tersebut dilakukan melalui PT Yasa Artha Trimanunggal dengan harga yang sudah termasuk PPN 12 persen.

Baca Juga: Viral Ribuan Motor Listrik Berlogo Badan Gizi Nasional di Mendsos, Begini Jawaban Kepala BGN!

Namun, terdapat catatan bahwa harga tersebut masih berstatus off the road dan belum mencakup garansi.

Di sisi lain, situs resmi Emmo bahkan mencantumkan harga yang lebih tinggi, yakni Rp56,8 juta, dengan tingkat kandungan lokal (TKDN) sebesar 48,5 persen.

Tingginya harga tersebut memicu perbandingan dengan produk buatan asli Indonesia.

Sebagai contoh, motor listrik Maka Cavalry garapan startup lokal Maka Motors hanya dibanderol sekitar Rp36 juta, namun sudah memiliki spesifikasi mumpuni yang sangat memadai untuk kebutuhan operasional pemerintah.

Baca Juga: SPPG Beroperasi Lagi 31 Maret 2026, BGN Ancam Sanksi Tegas Mitra MBG Nakal

Kehadiran opsi lokal yang lebih terjangkau ini diharapkan dapat menjadi pertimbangan pemerintah dalam mengelola anggaran negara secara lebih efektif, sekaligus memberikan dukungan nyata bagi pertumbuhan industri kendaraan listrik dalam negeri.

Sebelumnya viral Video yang menarasikan adanya 70 ribu unit motor yang dikhususkan khusus untuk wilayah Jawa Barat.

Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana menegaskan, pengadaan motor listrik tersebut merupakan bagian dari perencanaan anggaran tahun 2025.

Motor-motor tersebut disiapkan secara khusus untuk mendukung operasional para Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh Indonesia.

Namun, Dadan meluruskan menyimpan informasi mengenai jumlah armada yang diberitakan dalam video tersebut.

"Informasi 70 ribu unit itu tidak benar. Realisasi total motor listrik sebanyak 21.801 unit dari 25 ribu unit yang dipesan di tahun 2025," ungkap Dadan Hindayana dalam siaran pers resminya, Selasa (7/4/2026).

 

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#motor BGN #motor listrik #SPPG #Badan Gizi Nasional (BGN) #Dadan Hindayana