Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Istana Akhirnya Terbuka Jawab Polemik Isu CPNS 2026

M. Ainul Budi • Selasa, 24 Maret 2026 | 11:53 WIB
Ilustrasi peserta melaksanakan tes CPNS
Ilustrasi peserta melaksanakan tes CPNS

RADAR JEMBER - Pemerintah hingga kini masih mematangkan proses rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN) atau CPNS untuk tahun 2026. Sejumlah opsi tengah dikaji, termasuk kebutuhan formasi di berbagai instansi serta penyesuaian dengan kondisi fiskal dan prioritas pembangunan nasional.

Mensesneg, Prasetyo Hadi mengatakan, hampir seluruh kementerian telah menyampaikan sejumlah kebutuhan pegawai dalam pembahasan rekrutmen ASN.

Baca Juga: Update Rekrutmen Aparatur Negara: Jadwal CPNS 2026 Belum Ditetapkan, Pemerintah Masih Fokus Tuntaskan Seleksi CASN 2024

 Namun hingga kini angka pasti formasi belum bisa diumumkan karena diskusi masih berkembang, terutama terkait penentuan prioritas harus didahulukan dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal negara.

Percakapan mengenai penundaan rekrutmen Calon Aparatur Sipil Negeri (CASN) 2026 ramai diperbincangkan di media sosial X dalam beberapa hari belakangan.

Salah satunya dari akun centang biru @direktoridosen yang menuliskan: Rekrutmen CPNS 2026 ditunda!! sampai waktu yang tidak ditentukan karena kondisi APBN sedang tidak baik.

Cuitan tersebut dikomentari 754 akun dan dilihat 2 juta kali.

Pada waktu yang berdekatan, akun centang biru lainnya atas nama @dosenkesmas mengunggah selebaran iklan digital berkop Kementerian Pertahanan berisi: Rekrutmen Nasional 30.000 SPPI untuk Koperasi Desa Merah Putih beredar luas di media sosial X.

Baca Juga: Sinyal Seleksi CPNS 2026 Menguat: Kemenpan-RB Siapkan Formasi untuk Gantikan 160 Ribu ASN Pensiun

Tertera di situ, keuntungan dan tugas yang bakal diperoleh SPPI antara lain: gaji dan tunjangan kompetitif, pelatihan kepemimpinan oleh Kemhan, TNI, dan Polri, serta kewajiban membangun ekonomi desa.

Pada bagian persyaratan tertulis: calon pelamar berwarga negara Indonesia, pendidikan minimal Sarjana (S1) atau Magister (S2), terbuka untuk semua jurusan, serta memiliki jiwa kepemimpinan.

Untuk jadwal perekrutan tertulis dimulai pada Juni 2026 dan melalui kanal kemhan.go.id/sppi.

Unggahan itu dikomentari 390 akun dan dilihat 323.000 kali.

Editor : M. Ainul Budi
#sppi #CPNS #APBN #CASN #rekrutmen asn