Radar Jember – Selasa (3/3/2026) menjadi hari yang kelam bagi birokrasi di Kabupaten Pekalongan.
Bupati Fadia A. Rafiq resmi terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jawa Tengah.
Penangkapan ini tidak hanya menambah daftar panjang kepala daerah yang terseret pusaran korupsi di awal 2026.
Tak hanya itu, penangkapan Fadia juga membangkitkan kembali sebuah mitos lama yang menyelimuti kursi kekuasaan di Pekalongan.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi penangkapan orang nomor satu di Pekalongan tersebut bersama sejumlah pihak lainnya.
"Benar, dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sejumlah pihak di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah, salah satunya Bupati," ujar Budi dalam keterangan resminya.
Mitos yang Kembali Bertaji
Kabar penangkapan ini seolah memperkuat ‘mitos’ yang dipercayai sebagian masyarakat lokal: tidak ada Bupati Pekalongan yang mampu menuntaskan dua periode berturut-turut.
Sejak Pilkada 2001, belum ada satu pun petahana yang berhasil mempertahankan posisinya secara utuh di periode kedua.
Fadia Arafiq, yang terpilih kembali bersama Sukirman pada Pilkada 2024, semula dianggap sebagai sosok yang berhasil mematahkan mitos tersebut.
Namun, hanya satu tahun setelah pelantikan periode keduanya (2025-2030), langkah politisi Partai Golkar ini justru terhenti oleh rompi oranye KPK.
Dalam sejarahnya, kepala daerah yang terjerat OTT hampir dipastikan lengser sebelum masa jabatannya usai.
Jejak Penguasa Pekalongan (2001-2026)
Berikut daftar Bupati Pekalongan yang tercatat hanya bertahan satu periode atau gagal menuntaskan periode kedua berturut-turut:
- Amat Antono (2001-2006)
- Siti Qomariyah (2006-2011)
- Amat Antono (2011-2016) – Kembali menjabat namun terjeda satu periode.
- Asip Kholbihi (2016-2021)
- Fadia Arafiq (2021-2024)
- Fadia Arafiq (Dilantik 2025 – Terjaring OTT 3 Maret 2026)
Antara Glamor Artis dan Dinginnya Jeruji
Sosok Fadia A. Rafiq memang unik. Lahir dengan nama Laila Fathiah, ia adalah putri dari legenda dangdut A. Rafiq yang kondang dengan lagu "Pandangan Pertama".
Sebelum terjun ke politik, ia adalah penyanyi sukses dengan hits "Cik Cik Bum Bum" (2000) dan merupakan kakak kandung dari aktris Fairuz A. Rafiq.
Mitos Pekalongan yang sempat dianggap ‘patah’ kini justru kembali menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat.
Editor : Imron Hidayatullahh