Radar Jember– Sebuah video yang memperlihatkan seorang kakek diusir paksa dari kedai bakso di Jalan Tipar Cakung, Cilincing, Jakarta Utara, viral di media sosial.
Kakek bernama Candra Harahap itu dituduh sebagai juru parkir (jukir) liar, namun fakta di baliknya justru mengiris hati.
Setelah dilakukan penelusuran oleh pihak kepolisian, terungkap bahwa Candra bukanlah pelaku pungli.
Ia adalah seorang pensiunan guru yang kini harus berjuang bertahan hidup di jalanan.
Pensiunan Guru yang Terlupakan
Bhabinkamtibmas Kelurahan Sukapura, Aiptu Sudarmanto, turun langsung mengklarifikasi kejadian tersebut.
Dari pertemuan itu, diketahui Candra baru saja berhenti mengajar pada tahun 2025 lalu.
Tanpa penghasilan tetap setelah pensiun dan hidup sebatang kara, ia terpaksa memulung barang bekas demi bertahan hidup.
Kondisi keluarganya pun memprihatinkan; meski memiliki tiga anak, tak ada satu pun yang mempedulikannya.
“Sehari-hari memulung, pendapatan tidak tentu. Anak tiga, tidak ada yang peduli. Ya kita begini saja, daripada tidak makan,” ujar Candra dikutip dari unggahan akun Instagram @bandung.banget.
"Saya Cuma Duduk, Tidak Pernah Minta Uang"
Terkait tuduhan sebagai jukir liar yang membuatnya diusir, Candra membantah.
Ia mengaku hanya menumpang duduk di sekitar lokasi untuk melepas lelah setelah memulung, tanpa pernah meminta uang kepada pengunjung kedai bakso tersebut.
“Saya cuma duduk-duduk saja, nggak pernah markir-markir. Tanya saja orang-orang,” ucapnya lirih.
Dalam video yang beredar, tampak momen memilukan saat perekam video menarik tangan Candra dan memintanya pergi secara kasar.
Polisi memastikan tidak ada pelanggaran hukum yang dilakukan sang kakek dan mengimbau masyarakat untuk lebih bijak sebelum menghakimi orang lain.
Editor : Imron Hidayatullahh