Radar Jember - Bank Rakyat Indonesia (BRI) menyatakan dukungannya terhadap program Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan (BLT Kesra) yang tengah dijalankan pemerintah.
Menurut Direktur Utama BRI, Hery, program ini bukan sekadar langkah jangka pendek, melainkan bagian dari strategi nasional untuk memperkuat daya beli masyarakat, menjaga stabilitas sosial, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Pernyataan tersebut disampaikan Hery menyusul pengumuman dua program ekonomi baru oleh pemerintah pada 17 Oktober 2025, yaitu BLT Kesra dan Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi.
Kedua program ini dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, membuka lebih banyak peluang kerja, serta memperkuat fondasi perekonomian nasional di tengah dinamika global yang terus berubah.
Dalam pelaksanaannya, program BLT Kesra dijadwalkan disalurkan mulai Oktober hingga Desember 2025 kepada 35 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.
Bantuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat mempertahankan daya beli, terutama di tengah tekanan ekonomi yang masih dirasakan sebagian kelompok rentan.
Hery menegaskan bahwa BRI siap berperan aktif dalam mendukung penyaluran bantuan ini agar tepat sasaran dan efisien.
“Kami percaya kesejahteraan rakyat adalah inti dari Asta Cita. Karena itu, BRI berkomitmen hadir di setiap lini kehidupan masyarakat mulai dari pemberdayaan desa hingga digitalisasi layanan untuk memastikan tidak ada yang tertinggal dalam perjalanan menuju Indonesia sejahtera,” ujarnya.
Program BLT Kesra ini menjadi salah satu upaya konkret pemerintah dan lembaga keuangan nasional untuk mendorong pemerataan kesejahteraan, memperkuat ketahanan ekonomi, serta memastikan pertumbuhan yang berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Penulis: Athok Ainurridho
Editor : M. Ainul Budi