RADAR JEMBER - Menjelang akhir Oktober 2025, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) kembali memperbarui informasi terkait Tabel Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI 2025.
Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di seluruh Indonesia.
KUR BRI menawarkan pinjaman dengan bunga rendah dan tenor panjang, sehingga memberi ruang gerak lebih luas bagi pelaku usaha untuk mengatur arus kas secara stabil dan terukur.
Untuk pinjaman dengan plafon Rp1 juta, cicilan per bulan dimulai dari sekitar Rp88 ribu selama 12 bulan, dan dapat mencapai sekitar Rp21 ribu per bulan jika diambil dengan tenor 60 bulan atau lima tahun.
Sementara untuk pinjaman Rp5 juta, cicilan per bulan berkisar Rp441 ribu untuk tenor satu tahun, dan menurun menjadi sekitar Rp108 ribu per bulan bila diambil selama lima tahun.
Adapun pinjaman maksimal Rp10 juta memiliki kisaran angsuran sekitar Rp883 ribu per bulan untuk jangka waktu 12 bulan, dan sekitar Rp216 ribu per bulan untuk tenor 60 bulan.
Besaran cicilan ini bisa berubah sewaktu-waktu, tergantung kebijakan bunga dan tenor yang berlaku dalam program KUR BRI 2025.
Suku Bunga KUR BRI 2025
Berdasarkan ketentuan terbaru, suku bunga KUR BRI 2025 terbagi dalam beberapa kategori, yaitu:
KUR Super Mikro dengan bunga 3 persen per tahun dan plafon hingga Rp10 juta.
KUR Mikro dengan bunga 6–9 persen per tahun dan plafon antara Rp10 juta hingga Rp100 juta.
KUR Kecil dengan bunga 6–9 persen per tahun dan plafon Rp100 juta hingga Rp500 juta.
Selain itu, untuk sektor produksi seperti pertanian, perikanan, peternakan, dan perkebunan—yang dikenal dengan sektor 4P—KUR Mikro dapat diajukan hingga empat kali dengan total plafon mencapai Rp400 juta.
Sementara bagi pelaku usaha non-produksi, pinjaman dapat diajukan maksimal dua kali dengan plafon kumulatif Rp200 juta.
Mendorong Pertumbuhan UMKM Nasional
Program KUR BRI 2025 diharapkan menjadi pendorong utama pertumbuhan sektor UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia.
Dengan bunga ringan dan tenor fleksibel hingga lima tahun, pelaku usaha memiliki kesempatan lebih besar untuk memperluas usahanya tanpa terbebani cicilan tinggi.
Melalui penyaluran KUR ini, BRI terus memperkuat perannya sebagai bank BUMN yang berkomitmen mendukung ekonomi kerakyatan dan inklusi keuangan di seluruh wilayah Indonesia.
Penulis : Ahmad Hendi Apriliyanto.
Editor : M. Ainul Budi