PATI, Radar Jember - Ahmad Husein Hafid, yang biasa dikenal sebagai Husein Pati, menyatakan telah berdamai dengan Bupati Pati, Sudewo, sehingga membatalkan rencana aksi demo lanjutan “Pati Part 2.”
Ia juga meminta maaf kepada masyarakat, termasuk kepada kelompok “Pati Timur Bersatu,” dan menyebut tuntutan agar Sudewo lengser telah dicabut.
Husein menegaskan bahwa semua tuntutan yang sebelumnya ia gaungkan, termasuk desakan agar Bupati Sudewo lengser dari jabatannya, sudah dicabut.
Ia mengaku ingin mengakhiri ketegangan yang sempat terjadi dan memilih langkah damai.
Namun, perdamaian tersebut memicu spekulasi negatif di kalangan netizen.
Mereka menduga bahwa Husein menerima imbalan disebut sebagai “amplop” sehingga akhirnya menyetop demo.
Dugaan ini semakin diperkuat oleh video-video yang beredar di media sosial, memperlihatkan Husein tengah mengendarai kendaraan yang interiornya masih berbalut plastik, yang dianggap sebagai tanda mobil barunya.
Sindiran-sindiran tajam lalu membanjiri kolom komentar di berbagai postingan baik yang menampilkan momen damainya dengan Sudewo, maupun video kendaraan berpelindung plastik yang diduga miliknya.
Hingga kini, baik Husein maupun pihak pemerintah daerah belum memberikan penjelasan lebih lanjut soal tudingan warganet.
Namun, publik masih ramai memperdebatkan apakah perdamaian tersebut benar-benar lahir dari itikad baik, atau justru menyimpan cerita lain di baliknya.(faq)
Penulis : Affan Kurniawan
Editor : M. Ainul Budi