Radar Jember – Pemerintah terus berupaya untuk menyelesaikan target penyelesaian pembentukan Koperasi Merah Putih atau KMP akhir Juni ini.
Kemudian, Koperasi Merah Putih atau Kopdes Merah Putih ini rencananya akan diluncurkan pada Hari Koperasi 12 Juli.
Setelah itu, nantinya akan seluruh koperasi akan beroperasi secara resmi pada 28 Oktober 2025 mendatang.
Nah, di tengah masifnya pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih itu, di Jawa dan beberapa lokasi lain tiada hambatan yang serius.
Akan tetapi, untuk pembentukan KMP atau Kopdes Merah Putih di Papua mengalami hambatan.
Menteri Desa dan Pembangunan Desa Tertinggal atau Mendes Yandri Susanto menyebut ada tantangan tersendiri dalam membentuk Koperasi Merah Putih di Papua.
Dikatakan, persoalan itu beda dengan di wilayah lain, seperti di Jawa dan provinsi lain.
Tantangan yang dihadapi yaitu jarak dan waktu tempuh antar desa yang ada di Papua jauh dan lama.
Selain itu faktor sumber daya manusia atau SDM juga memengaruhinya.
"Saya sudah ke Papua. Papua Pegunungan, Papua Selatan, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah,” katanya.
Dia pun menyebut ada perlakukan khusus untuk pembentukan Koperasi Merah Putih di Papua.
“Memang ada afirmasi khusus, supaya koperasi bisa terbentuk di situ,” ucap Yandri, kepada wartawan, saat berada di Tangerang, Senin (16/06/2025).
Kendati demikian, Yandri yakin target pembentukan yang diharapkan selesai pada akhir bulan ini akan selesai. Termasuk di tanah Papua. (nur)
Editor : Nur Hariri