Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Puncak Arus Mudik dan Balik Lebaran 2025: Ini Data Provinsi Paling Banyak Dituju Pemudik hingga Transportasi Favorit

Radar Digital • Minggu, 30 Maret 2025 | 00:10 WIB
MULAI PADATI GUMITIR: Pemudik yang mengendarai sepeda motor pada H-5 Hari Raya Idul Fitri 1446 H/2025 mulai memadati Jalur Gumitir, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Selasa (25/3).
MULAI PADATI GUMITIR: Pemudik yang mengendarai sepeda motor pada H-5 Hari Raya Idul Fitri 1446 H/2025 mulai memadati Jalur Gumitir, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Selasa (25/3).

radar jember - Menjelang Idulfitri 1446 Hijriah/2025 Masehi, pemerintah telah mempersiapkan berbagai langkah untuk mengantisipasi lonjakan pergerakan masyarakat selama periode mudik dan balik Lebaran 2025.

 Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan melalui Badan Kebijakan Transportasi (BKT), potensi pergerakan masyarakat diprediksi mencapai sebesar 146,48 juta jiwa atau setara dengan 52 persen dari total penduduk Indonesia.

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi mengungkapkan bahwa puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada H-3 Lebaran, yakni pada Jumat, 28 Maret 2025. Pada hari tersebut, jumlah pergerakan masyarakat diprediksi mencapai 12,1 juta orang.

Sementara itu, puncak arus balik diperkirakan jatuh pada H+5 Lebaran, yakni pada Minggu, 6 April 2025, dengan potensi pergerakan mencapai 31,49 juta orang.

Prediksi ini sejalan dengan pernyataan Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menyebutkan bahwa puncak arus mudik akan berlangsung antara 28 hingga 30 Maret 2025, sedangkan puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 5 hingga 7 April 2025.

Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga menyatakan bahwa Polri bersama dengan kementerian dan lembaga terkait akan melaksanakan Operasi Ketupat 2025 untuk memastikan kelancaran dan keamanan selama periode mudik dan balik Lebaran.

Operasi ini akan melibatkan 164.298 personel gabungan yang ditempatkan di 2.835 posko, terdiri dari pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu.

Survei Kementerian Perhubungan mengidentifikasi daerah asal perjalanan terbanyak selama periode Lebaran 2025, yaitu:

Sementara itu, daerah tujuan perjalanan terbanyak meliputi:

Lima moda transportasi utama yang dipilih masyarakat selama libur Lebaran 2025 adalah:

  1. Mobil pribadi: 33,69 juta orang (23%)
  2. Bus: 24,76 juta orang (16,9%)
  3. Kereta api antarkota: 23,58 juta orang (16,1%)
  4. Pesawat: 19,77 juta orang (13,5%)
  5. Sepeda motor: 12,74 juta orang (8,7%)

Peningkatan signifikan diprediksi terjadi pada penggunaan mobil pribadi dan sepeda motor, yang berpotensi menyebabkan kepadatan di ruas tol Trans Jawa dan jalan arteri.

Untuk mengantisipasi lonjakan pergerakan selama mudik dan balik Lebaran, pemerintah telah menyiapkan berbagai kebijakan, antara lain:

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan mudik dan balik dengan cermat, serta mempertimbangkan waktu keberangkatan dan kepulangan guna menghindari puncak arus.

Selain itu, pemudik diharapkan mematuhi peraturan lalu lintas, menjaga kondisi fisik dan kendaraan, serta memanfaatkan layanan informasi dan posko yang disediakan untuk memastikan perjalanan yang aman dan nyaman.

Dengan persiapan dan koordinasi yang matang antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat, diharapkan pelaksanaan mudik dan balik Lebaran 2025 dapat berjalan lancar, aman, dan terkendali.

Editor : M. Ainul Budi
#lebaran 2025 #Arus Mudik