Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Indonesia Dikepung 13 Zona Megathrust: Ancaman Gempa dan Tsunami Dahsyat yang Sulit Diprediksi, Jember Sudah Antisipasi

Radar Digital • Sabtu, 5 Oktober 2024 | 16:28 WIB
Foto: Zona Megathrust yang mengepung Indinesia (Sumber: Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi)
Foto: Zona Megathrust yang mengepung Indinesia (Sumber: Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi)

RADAR JEMBER – Indonesia dikelilingi oleh beberapa zona megathrust yang dapat memicu gempa bumi dan tsunami besar. Zona megathrust adalah area pertemuan antar-lempeng tektonik di zona subduksi, tempat satu lempeng bergerak di bawah lempeng lainnya.

Lokasi zona ini umumnya berada di dasar laut, yang menjadikannya berpotensi menyebabkan guncangan dan tsunami masif.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat bahwa Indonesia adalah wilayah yang sangat rawan gempa bumi, dengan sekitar 8.000 gempa terjadi setiap tahunnya.

Daryono, Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, menjelaskan bahwa kondisi ini disebabkan oleh keberadaan banyaknya zona megathrust dan ratusan sesar aktif di seluruh Indonesia.

Daryono menyebutkan bahwa dari ribuan gempa tahunan, sekitar 350 di antaranya dirasakan oleh masyarakat, dan sekitar 15 gempa per tahun bersifat merusak.

Selain itu, setiap dua tahun sekali, Indonesia menghadapi gempa yang berpotensi tsunami.

BMKG merujuk Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia 2017, yang mengidentifikasi terdapat 13 zona megathrust dan 294 sesar aktif yang mengelilingi Indonesia.

Beberapa di antaranya bahkan mengalami pemecahan segmen, seperti Zona Mentawai yang kini terdiri dari Segmen Mentawai-Siberut dan Mentawai-Pagai.

Zona Jawa juga terbagi menjadi tiga segmen, yaitu Segmen Selat Sunda-Banten, Jawa Barat, serta Jawa Tengah hingga Jawa Timur.

Zona megathrust berisiko tinggi karena mampu melepaskan energi besar kapan saja, yang dapat memicu gempa dahsyat dan tsunami. Meskipun demikian, para ahli menyatakan bahwa memprediksi waktu terjadinya gempa dari zona megathrust masih sangat sulit dilakukan karena kompleksitasnya.

Pakar geologi dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Heri Andreas, menekankan bahwa kondisi zona ini sangat rumit untuk diprediksi.

Namun, ia menyebutkan bahwa gempa besar memiliki siklus ratusan tahun sekali, contohnya untuk zona megathrust di Sumatera dan Jawa yang berulang setiap 200 hingga 250 tahun.

Sebagai informasi, Kabupaten Jember juga sudah melakukan mitigasi bencana Gempa megathrust tersebut, beberapa hari kemarin.

Berdasarkan Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia 2017, berikut adalah daftar segmen zona megathrust di Indonesia:

  1. Megathrust Andaman-Sumatra: Berpotensi menyebabkan gempa magnitudo 9,2 dengan pergerakan 4 cm per tahun.

 

  1. Megathrust Nias-Simeulue: Berpotensi gempa magnitudo 8,9 dan bergerak 4 cm per tahun.

 Baca Juga: Ini Metode 20-20-20 yang Wajib Dipahami, Untuk Mengantisipasi Gempa Megathrus

  1. Megathrust Batu: Potensi gempa magnitudo 8,2 dengan pergerakan 4 cm per tahun.

 

  1. Megathrust Mentawai-Siberut: Potensi gempa magnitudo 8,7 dengan pergerakan 4 cm per tahun.

 

  1. Megathrust Mentawai-Pagai: Potensi gempa magnitudo 8,9 dan pergerakan 4 cm per tahun.
  2. Megathrust Enggano: Potensi gempa magnitudo 8,8 dan pergerakan 4 cm per tahun.

 

  1. Megathrust Selat Sunda-Banten: Potensi gempa magnitudo 8,8 dengan pergerakan 4 cm per tahun.

 

  1. Megathrust Jawa Barat: Potensi gempa magnitudo 8,8 dengan pergerakan 4 cm per tahun.

 

  1. Megathrust Jateng-Jatim: Potensi gempa magnitudo 8,9 dengan pergerakan 4 cm per tahun.

 

  1. Megathrust Bali: Potensi gempa magnitudo 9,0 dengan pergerakan 4 cm per tahun.

 

  1. Megathrust NTB: Potensi gempa magnitudo 8,9 dengan pergerakan 4 cm per tahun.

 Baca Juga: BRIN Ungkap Risiko Gempa Megathrust Selat Sunda yang Bisa Menyebabkan Tsunami hingga Jakarta

  1. Megathrust NTT: Potensi gempa magnitudo 8,7 dengan pergerakan 4 cm per tahun.

 

  1. Megathrust Laut Banda Selatan: Potensi gempa magnitudo 7,4.

 

  1. Megathrust Laut Banda Utara: Potensi gempa magnitudo 7,9.

 

  1. Megathrust Sulawesi Utara: Potensi gempa magnitudo 8,5.

 

  1. Megathrust Filipina-Maluku: Potensi gempa magnitudo 8,2.

 

Setiap segmen ini memiliki potensi gempa yang signifikan, menjadikan Indonesia sebagai wilayah dengan risiko bencana seismik yang tinggi.

 

Editor : Radar Digital
#Jember #gempa megathrust