Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Dulu Dikenal Sebagai Surga Wahana Air, Kini Ciputra Waterpark Surabaya Menjadi Tempat yang Dihindari Warga, Kenapa?

Radar Digital • Kamis, 12 September 2024 | 19:00 WIB
(Tangkap layar YouTube Ghoster Solois)
(Tangkap layar YouTube Ghoster Solois)

Radar Jember – Ciputra Waterpark, sebuah destinasi wisata air yang sempat digadang-gadang menjadi waterpark terbesar di Asia Tenggara, kini menjadi pemandangan yang sangat berbeda dari masa kejayaannya.

Berlokasi di Jalan Waterpark Boulevard Citraland, Made, Kecamatan Sambikerep, Surabaya, tempat ini pernah menjadi salah satu objek wisata air terpopuler di Jawa Timur.

Dengan luas mencapai 5 hektar, Ciputra Waterpark menawarkan berbagai fasilitas modern dan lengkap, serta beragam wahana menarik yang memikat hati pengunjung sejak pertama kali dibuka pada 5 Agustus 2005.

Mengusung konsep "Sinbad Adventure", Ciputra Waterpark menghadirkan petualangan seru dengan tema bajak laut.

Salah satu daya tarik utama waterpark ini adalah seluncuran air setinggi 15 meter yang membawa pengunjung meluncur melalui terowongan dengan kecepatan tinggi, memberikan sensasi yang mendebarkan.

Selain itu, ada juga kolam ombak buatan yang dirancang untuk memberikan pengalaman berenang seperti di pantai.

Ombak buatan ini diatur secara acak; kadang-kadang hanya riak kecil, tetapi pada saat-saat tertentu, berubah menjadi ombak besar yang menghempas dengan kuat, menambah sensasi berpetualang di tengah lautan.

Dibangun dan dikelola oleh PT Ciputra Surya Tbk, waterpark ini pernah menjadi salah satu landmark hiburan terbesar di Surabaya dan menarik ribuan pengunjung setiap tahunnya.

Namun, di balik masa-masa kejayaannya, ada beberapa tragedi yang tercatat. Pada tahun 2016, seorang pegawai waterpark meninggal dalam sebuah insiden kerja, dan tiga tahun kemudian, pada 2019, seorang anak TK tewas saat bermain di salah satu wahana. Insiden-insiden ini sedikit banyak mempengaruhi citra tempat wisata tersebut di mata publik.

Sejak 2018, Ciputra Waterpark mulai mengalami penurunan jumlah pengunjung. Kondisi ini semakin diperparah dengan munculnya pandemi Covid-19 yang menyebabkan penerapan berbagai pembatasan sosial dan penutupan tempat-tempat wisata.

Akhirnya, pada 16 Maret 2020, Ciputra Waterpark resmi ditutup karena mengalami kebangkrutan. Pandemi ini menghantam pariwisata dengan sangat keras, dan Ciputra Waterpark menjadi salah satu korbannya.

Kini, setelah lebih dari tiga tahun tidak beroperasi, Ciputra Waterpark yang dulu dikenal sebagai "negeri dongeng" kini berubah menjadi tempat yang menyeramkan dan tak terurus.

Banyak bagian dari waterpark ini yang mengalami kerusakan akibat tidak terawat. Pada sore hingga malam hari, suasana di sini terkesan angker.

Beberapa area masih digenangi air berwarna keruh kecokelatan, memberikan kesan menyeramkan. Patung-patung yang dulu berwarna-warni ceria kini memudar, catnya mengelupas, dan beberapa di antaranya tidak lagi utuh.

Pohon-pohon tumbuh tinggi dan lebat, ranting dan dedaunannya yang gugur berserakan di bekas kolam, menambah kesan terbengkalai.

Namun, meski dalam kondisi yang tidak terurus, beberapa bagian infrastruktur Ciputra Waterpark seperti jalan, jembatan, dan kolam-kolam utama masih tampak utuh.

Beberapa wahana utama seperti seluncuran dan bangunan istana juga masih berdiri kokoh. Kondisi ini menunjukkan bahwa meski terlihat seperti tempat wisata "dunia lain" saat ini, Ciputra Waterpark sebenarnya masih memiliki potensi untuk diperbaiki dan dihidupkan kembali.

Dengan renovasi dan manajemen yang tepat, tempat ini mungkin bisa kembali menjadi destinasi wisata yang memikat seperti dulu.

Sayangnya, belum ada informasi lebih lanjut apakah akan ada rencana pemugaran atau revitalisasi dari pihak pengelola.

Bagi warga Surabaya dan sekitarnya, Ciputra Waterpark mungkin akan tetap menjadi kenangan indah masa lalu, sebuah kisah tentang bagaimana sebuah tempat yang pernah begitu ramai dan penuh keceriaan kini terdiam dalam sepi.

 

 

Editor : Radar Digital
#Surabaya #ciputra waterpark