Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Ini Metode 20-20-20 yang Wajib Dipahami, Untuk Mengantisipasi Gempa Megathrus

Adeapryanis • Selasa, 3 September 2024 | 20:10 WIB

Seismograf, alat pencatat getaran gempa bumi.
Seismograf, alat pencatat getaran gempa bumi.

radarjember.id-Indonesia merupakan negara dengan potensi gempa bumi yang cukup aktif dan tinggi. Konsep 20-20-20, terkhusus yang berada di bagian pesisir.

Pakar Geologi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya Dr Amien Widodo menyebut Metode 20-20-20 bisa dilakukan masyarakat untuk mitigasi.

Baca Juga: Jangan Panik, Berikut Tips Aman Saat Gempa Megathrus Terjadi

Metode ini tidak berlaku bagi seluruh wilayah, namun berlaku bagi orang-orang yang ketika kejadian sedang berada atau tinggal dekat dengan garis pantai dan sulit untuk mengungkapkan ke dataran tinggi.

Rumus 20-20-20, yakni jika ada gempa 20 detik, warga di pesisir tak perlu menunggu air surut. Tetapi harus segera menuju ke tempat dengan ketinggian minimal 20 meter, karena waktu yang ada sebelum air sampai ke pantai atau daratan hanya sekitar 20 menit.

Baca Juga: Kenali Beberapa Ciri Gempa Megathrus yang Bisa Diantisipasi

Bisa ke gedung tinggi yang masih kokoh, tidak rusak akibat gempa bumi, atau menumpuk pohon yang besar dan kokoh, atau ke dataran yang lebih tinggi, atau areal perbukitan dan tidak di anjurkan tiang listrik, karena mungkin masih terdapat aliran listrik, dan kita berada pada jalur rambu rambu yang terpasang. (dea/bud)

Editor : Adeapryanis
#megathrust indonesia #megathrust